Foto Wartawan Diam-diam, Diduga ada Niat tak Baik Agus Salim akan Dipolisikan

42

Headlinelampung.com, Tulang Bawang Barat – Agus Salim salah seorang pendamping dari Program Keluarga Harapan (PKH) Tiyuh Penumangan Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Memfoto seorang wartawan berinisial GS tanpa izin, diduga foto tersebut akan di berikan kepada preman bayaran.

“Kejadian tersebut berawal saat Gs mengkonfirmasi Agus Salim, terkait dengan pengembalian kartu program PKH yang diduga tidak tepat pada pemnerima sebenarnya, di kediaman Kepalo Tiyuh Penumangan.

Pada saat itu Agus memfoto Wartawan Tersebut dan hal itu diketahui oleh GS yang mencurigai gerak-geriknya, Setelah di periksa bersama dengan Rekannya dan Kepalo Tiyuh benar adanya di temukan foto tersebut di handphone milik Agus Salim.

BACA JUGA:  Generasi Milenial 1.0 Tiyuh Gedung Ratu Tubaba 'Sulap' Jembatan Gantung Jadi Destinasi Wisata

“Saya curiga sama gerak-gerik nya memegang handphone, seolah-olah akan melakukan sesuatu, Setelah saya perhatikan layar dari handphone agus Salim itu ngedip, Saya curiga dan saya periksa sama temen saya bener dia memfoto saya tanpa izin, Sedangkan saya aja yang berprofesi sebagai Jurnalis harus izin dulu.” Ungkap Gs.

Dia menambahkan, bahwa dirinya akan melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian karena takut akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan mengingat sudah banyak sekali kekerasan yang terjadi terhadap wartawan mulai dari Penganiayaan, Intimidasi, bahkan sampi di culik dan di bunuh.

BACA JUGA:  Percepat pengentasan RTLH, Pemkab Tubaba Luncurkan Program Nuwo SIP dan Gerakan LIMAS

“Saya akan melaporkan ini ke pihak kepolisian karena saya hawatir akan keselamatan saya, Saya menduga pasti ada niat buruk nya memfoto saya entah itu mau di kasih ke preman atau apa saya enggak tau. Dan kalau gak ada niat buat apa dia memfoto saya.” Terang GS.

Sampai berita ini di terbitkan belum ada keterangan pasti dari Agus Salim terkait hal tersebut dan tujuan dia memfoto salah seorang oknum wartawan berinisial GS itu. (Deni)