Disbunnak Lambar Galakkan Tanaman Pelindung dan Pengurangan Herbisida

24

Headlinelampung, Lampung Barat – Kemarau panjang yang berakhir Desember 2019 lalu, berdampak besar bagi petani kopi di daerah kecamatan Pagar Dewa, kabupaten Lampung Barat. Kemarau tersebut membuat tanaman kopi di daerah ini kering hingga mengalami rontok daun dan bahkan mati.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Lambar Agustanto Basmar mengatakan mulai tahun 2020 ini pihaknya akan menerapkan beberapa program, salah satunya Disbunnak mengaku tengah menggalakkan program menanam tanaman pelindung.

BACA JUGA:  Jelang Puasa Ramadan, Bupati Parosil Ajak Masyarakat Introspeksi Diri

“Kita akan membina para petani agar mau menanam tanaman pelindung, karena kita bisa melihat di daerah lain yang masih banyak tanaman pelindung seperti daerah Belalau dan Batu brak kemarau kemarin tidak berdampak pada tanaman kopinya,” jelasnya, Selasa (07/01/2020).

Selain menggalakkan menanam tanaman pelindung, pihak Disbunnak juga tengah menerapkan gerakan pengurangan penggunaan herbisida dalam pengendalian gulma tanaman kopi.

BACA JUGA:  Susahnya PKL Siswa SMK Karena Faktor Ekonomi

“Penggunaan herbisida dalam jangka panjang dapat merusak kesuburan tanah, dan bentuk gerakan dalam pengurangan penggunaan herbisida ini kita mulai menggalakkan konservasi dan memberikan reward kepada petani yang mulai mengendalikan gulma dengan cara mekanis dan tidak menyemprot dengan herbisida,” pungkasnya. (Hendri)