DBD Makan Korban, Anak 10 Tahun Meninggal Dunia di Lampung Utara

144

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG UTARA – Aulia Rahma (10) meninggal dunia akibat terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Senin (3/2/2020).

warga Jalan Hamimi Fairal Mega Nomor 095 Kotabumi Udik, kecamatan Kotabumi Kota, Lampung Utara itu sempat mendapatkan perawatan di RSUD Abdoel Moeloek, Kota Bandar Lampung.

Aulia Rahma merupakan salah satu siswa kelas V yang bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Islamiyah Kotabumi, Lampung Utara.

Paman korban Idhamsyah saat ditemui di kediamannya, Senin (3/2/2020) mengatakan kalau keponakannya ini meninggal dunia karena DBD.

Awalnya itu keponakannya itu pada Kamis (30/1/2020) menderita sakit dan diduga demam biasa.

Memang pada saat itu keluarga yakni adiknya Koharipandi dan istri Sari tidak terlalu menggubris kejadian yang dialami keponakannya.

Kemudian merasa tidak sembuh keesokan harinya langsung dibawa ke Puskesmas Kotabumi Udik untuk dilakukan rawat jalan.

Merasa tidak puas kembali dibawa kerumah sakit Maria Regina, lalu beberapa hari kemudian dirujuk lagi IGD RS Ryacudu.

“Memang pada saat di IGD RS Ryacudu itu, trombosit keponakan saya ini memang sudah mulai lemah hanya mencapai 37,” katanya.

BACA JUGA:  Dibantu Warga, Pelaku Curas Diamankan Satreskrim Polres Lampung Utara

Kemudian pada Minggu (2/2/2020) langsung dirujuk ke RSUD Abdoel Moeloek Bandar Lampung untuk dilakukan observasi lebih dalam.

Kondisi keponakannya itu memang lemah tadi subuh. Hingga akhirnya pada pukul 07.15 WIB dinyatakan sudah tidak dapat tertolong lagi.

Memang sebelumnya sekitar pukul 05.00 WIB sempat membaik karena terdengar dari dalam ruang perawatan Aulia menjerit kesakitan.

“Emakkkk….sakittt…suara itulah yang terdengar lantangnya sehingga keluarga merasa aman kalau keponakan saya itu bisa sembuh,” ceritanya.

Akan tetapi setelah menjerit, Aulia lalu diam saja dan posisi tenang. Kemudian setelah sekitar 3 jam lamanya tepatnya jam 07.15 WIB sudah meninggal dunia.

Dengan fase kritis yakni pada sebelum meninggal dunia itu suhu badan terasa dingin seperti es.

Setelah itu keluar darah dari hidung dan dubur korban. “Jadi tiga jam sebelumnya memang terasa dingin badan keponakan saya,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara Maya Metissa mengatakan, kalau pihaknya telah melakukan melakukan sosialisasi kesehatan kepada 27 puskesmas.

BACA JUGA:  Lagi, Satu Pelaku Curat Diciduk Tim Serigala Polres Lampung Utara

Diantaranya kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Nyamuk Demam Berdarah Dengue ini kata Maya, gejalanya dimulai sejak 7 hari dengan sasaran nyamuk menggigit kulit. Kemudian setelah ada gejalanya maka darahnya harus diperiksa.

“Kalau memang demam di hari ketiga tidak ada perubahan diharuskan segera periksa ke dokter,” tukasnya.

Maya berjanji, Dinas Kesehatan yang di pimpinnya akan secepatnya melakukan fogging untuk wilayah tersebut termasuk ditempat Aulia bersekolah.

Maya menerangkan, jika melihat data dari tahun lalu setiap tahunnya pada Januari banyak pasien DBD dan tahun lalu terdata ada sekitar 129 yang terjangkit DBD.

Sedangkan Januari tahun ini ada sekitar 54 orang yang terjangkit DBD.

Sedangkan kata dia, Dinkes setempat saat ini memiliki 8 unit alat fogging.

Dia juga menghimbau, dalam upaya mencegah DBD diharapkan peran serta aktif masyarakat. Masyarakat harus bisa membudidayakan pola hidup sehat, terutama di lingkungannya masing-masing.(Rasul)