Bukit Randu di Bandar Lampung Longsor, Warga Sekitar Resah

5

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Belum usai soal bau busuk, warga RT 07, Lingkungan 1, Kelurahan Kebon Jeruk, Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung diresahkan dengan longsor dari Bukit Randu.

“Longsor terjadi karena intensitas hujan yang cukup tinggi pada Kamis, 13 Februari 2020,” ujar Ketua RT 07, Mashud, Minggu (16/02/2020).

Dijelaskan, di atas Bukit Randu terdapat bangunan hotel, yakni Hotel Bukit Randu. Warga sekitar meminta kepada pihak Hotel Bukit Randu agar dibuatkan talud atau siring untuk saluran air.

BACA JUGA:  Update Kasus Covid-19 Bandar Lampung 10 Juni 2020: Pasien Positif Corona Bertambah Dua, Warga Kecamatan Panjang

“Meskipun tanah ini bukan milik Hotel Bukit Randu, tapi kami minta pertanggungjawabannya juga, karena ada pembangunan Hotel di atas tanah yang longsor. Ada lahan Hotel, pasti ada dampaknya juga,” kata Mashud.

Menurut dia, pada Selasa, 18 Februari 2020, warga akan membahas masalah ini dengan pimpinan Hotel Bukit Randu.

Warga yang berada di lokasi longsor, M Taslim, mengatakan, warga RT 07 sangat takut dengan kondisi seperti ini.

BACA JUGA:  Rycko-Jos Siap Tingkatkan Jumlah Bantuan Anak Sekolah di Bandar Lampung

“Kami harus mengadu kemana lagi, karena di atas ada bangunan Hotel Bukit Randu, yang mendirikan usaha di atas pemukiman warga. Harusnya peduli dengan masyarakat. Kalau ada musibah begini, kami mohon bantuannya,” ujarnya.

Taslim mengunkapkan jika saat ini pihak Hotel Bukit Randu ada niat baik. Mereka sudah mengerahkan belasan karyawannya membantu menyingkirkan tanah dan batu-batu akibat longsor. (sandi)