Bupati: Petugas Gabungan Jaga 24 Jam di Tiga Posko, Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Pesibar

15

HEADLINELAMPUNG, PESISIR BARAT – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya mengantisipasi dan berusaha dalam pencegahan Penyebaran wabah convid -19, dalam hal ini Pemkab Pesibar membuat 3 (tiga) posko penjagaan di tiap akses keluar masuk di kabupatan Pesisir barat.

Pemerintah daerah setempat juga menghimbau agar masyarakat bisa patuh dan mentaati instruksi pemerintah, hal ini disampaikan Bupati Pesisir Barat Dr.Drs. Agus Istiqlal,SH.,MH dalam keterangan Persnya di komplek Pemkab Pesisir Barat pada Senin 30 Maret 2020.

“Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menyiapkan tiga Posko pemeriksaan seperti di Kecamatan Bangkunat Perbatasan dengan Kabupaten Tanggamus, Kecamatan Lemong yang berbatasan dengan Provinsi Bengkulu, kecamatan Waykrui yang berbatasan dengan Kabupaten Lampung Barat dan satu posko utama di Sekretariat Daerah kabupaten Pesisir Barat”.terangnya

BACA JUGA:  Upaya Persuasif Bhabinkamtibmas, seorang DPO Curat Menyerahkan diri Ke Polsek Terbanggi Besar

“Seluruh pintu masuk ke Kabupaten Pesisir Barat akan dijaga oleh tim gabungan yang akan melakukan pemeriksaan pada semua jenis kendaraan yang melintas di semua jalur perbatasan. Petugas gabungan yaitu dari Dinkes, BPBD, Satpol-PP, Dishub, Personil TNI dan Polri. Dalam sehari akan ada 33 petugas yang berjaga pada satu titik perbatasan, dan Nantinya sebanyak 33 orang yang bertugas itu akan dibagi dalam tiga setiap shifnya akan ada 11 orang yang bertugas untuk melakukan pemeriksaan.
”Jelas Bupati.

Kita akan siaga selama 24 jam di perbatasan itu dengan petugas yang ada, meski dengan segala keterbatasan, kita harus siap dengan segala resiko, dan memanfaatkan ketersediaan alat pelindung diri (APD) yang tersedia,” tambahnya.

BACA JUGA:  Wabup Fauzi Serahkan Ratusan Sertifikat Tanah Milik Warga Dua Kecamatan

Kemudian, mengingat kondisi wabah Covid-19 yang semakin meningkat, ditambah lagi banyaknya warga dari luar kabupaten yang sebelumnya merantau kembali pulang ke Pesisir Barat. Kita tidak bisa melarang mereka untuk pulang, tapi kita bisa melakukan pemeriksaan untuk mencegah mereka penularan Covid-19 ke Pesisir Barat, ujarnya.

Bupati juga berharap masyarakat Pesisir Barat bisa patuh dengan instruksi pemerintah, terutama yang berasal dari luar daerah agar bisa melakukan isolasi secara mandiri, dan menghubungi petugas kesehatan dan Kita sama-sama berharap jangan sampai wabah ini masuk ke Pesisir Barat,” harapnya.

Turut mendampingi Sekda Ir.N.Lingga Kusuma,MP., Plt.Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat, Audi.M.Kepala Dinas Kesehatan,Tedi Zadmiko. Kepala BPBD, Saifulloh.Kabag ekonomi dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan. (*/Bowo)