Sehat, Tapi Hasil Laboratorium Pasien di Lampung Ini Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

22

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG — Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Lampung, Reihana, menjelaskan dua pasien yang baru dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

“Keduanya sama-sama berasal dari Kota Bandar Lampung,” kata dia, melalui video yang dikirim ke WhatsApp Group (WAG) resmi info Corona Lampung, ‘Covid-19 Provinsi Lampung’, Minggu (05/04/2020)

Dijelaskannya, pasien pertama yang baru dinyatakan positif terinfeksi virus Corona yakni nomor 12, berjenis kelamin perempuan, usia 53 tahun dan berasal dari Bandar Lampung. Pasien ini hasil tracing dari salah satu pasien yang positif sebelumnya.

“Pasien kami yang nomor 12 itu saat ini dalam keadaan sehat. Tapi hasil laboratorium yang diinformasikan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hasilnya positif Covid-19,” ungkap Reihana.

BACA JUGA:  Plh. Gubernur Lampung, Fahrizal Darminto Dampingi Kunjungan Kerja Menteri Perdagangan ke Pasar Natar

Sedangkan pasien yang baru dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 dengan nomor 13, merupakan salah satu pasien yang sebelumnya nasuk dalam daftar pasien dalam pengawasan (PDP).

Sebelumnya, pasien tersebut memang sudah dirawat di Ruang Isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung di Bandar Lampung. Identitasnya, jenis kelamin laki-laki, berusia 63 tahun, juga berasal dari Bandar Lampung.

“Untuk pasien nomor 12 akan kita lakukan tracing, karena hasil tracing sebelumnya. Berbeda dengan pasien yang nomor 13 (PDP),” terang Reihana.

BACA JUGA:  ODP Covid-19 Lampung Meninggal Disertai Penyakit Hepatitis dan HIV

Menurutnya, tracing pasien nomor 13 tersebut akan dilakukan pada Senin, 6 April 2020.

“Itu karena pendataannya sudah ada. Jadi kami tinggal melakukan pemeriksaan,” ujar Reihana.

Selain menjelaskan soal pasien yang baru dinyatakan positif Covid-19, dia juga menjelaskan kondisi pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat.

“Ada yang keadaannya stabil dan ada juga yang kondisinya menurun. Tapi dokter di Ruang Isolasi RSUDAM akan bekerja secara maksimal memberikan pelayanan terbaik, kepada pasien yang masih ada di ruangan itu,” kata Reihana. (Sandi)