Bank dan Leasing di Bandar Lampung Tetap Tagih Cicilan, Ini Kata Wali Kota dan OJK

245

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG — Saat ini pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) mewabah di dunia, termasuk Indonesia, khususnya di Bandar Lampung.

Presiden Joko Widodo telah membuat kebijakan dengan memberikan keringanan kredit bagi masyarakat, yang perekonomiannya terdampak wabah penyakit ini, alam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Selasa 24 Maret 2020.

Kabar tersebut menjadi angin segar, salah satunya bagi mereka yang menggantungkan penghasilannya di jalanan, seperti pengemudi ojek online (Ojol), yang sebagian kendaraanya masih mencicil.

Pasalnya, sejak pemerintah mengimbau warga untuk bekerja dari rumah (work from home) dan menjauhi tempat keramaian, pendapatan harian mereka turun drastis.

Di Bandar Lampung, beredar video di media sosial pengemudi jasa ojek online mengeluhkan sikap perusahaan pembiayaan/leasing, Bussan Auto Finance (BAF) di Jalan Teuku Umar No 80-82, Kedaton Bandar Lampung.

BACA JUGA:  Mantan Walikota Herman HN Hadiri Peresmian Flyover

Itu karena perusahaan tersebut tetap melayangkan tagihan cicilan sepeda motornya.

Apalagi, sopir ojol ini berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

Dia mengungkapkan jika dianjurkan pihak Puskesmas Rajabasa Indah untuk melakukan isolasi di rumah.

Mengetahui hal itu, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN merasa geram, dengan perlakuan pihak perusahaan pembiayaan tersebut, yang tidak mengindahkan kebijakan presiden.

“Kita akan berikan sanksi bagi pihak Bank dan leasing yang tidak mendengarkan atau mengindahkan instruksi dari Presiden,” tegasnya, Rabu (8/4/2020).

BACA JUGA:  Libur Sekolah di Bandar Lampung Akibat Corona Diperpanjang hingga 12 April 2020, UN Tetap Dilaksanakan

Menurut Herman HN, peraturan pemerintah harus dipatuhi. Apalagi seperti BTPN, sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Kita harus tahu, kebijakan itu bukan hanya untuk pasien yang terkena positif Covid-19 saja, namun juga yang terkena dampaknya. Artinya, kebijakan itu untuk semua warga Indonesia yang terkena dampak virus Corona,” jelas Herman HN.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Indra Krisna, menanyakan Bank dan leasing yang tidak mengindahkan instruksi Presiden Indonesia tersebut akan ditindak tegas.

“Ya, nanti akan saya tindaklanjuti, akan saya pantau masing-masing Bank dan  leasing yang tidak mengikuti aturan,” janjinya, saat dikonfirmasi Headlinelampung melalui pesan WhatsApp. (Sandi)