Kadishub Lampura Bantah Acungkan Diduga Pistol: Media Saja yang Membesar-besarkan

11

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG UTARA – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) Basirun Ali mengklaim persoalan antara dirinya dengan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Firmansyah sudah selesai dan tidak ada masalah lagi.

“Setelah kejadian di rumdis itu, saya dan kasatpol-PP sudah selesai. Masalah kami sudah didamaikan Plt Bupati Budi Utomo,” ujarnya, saat dihubungi wartawan melalui telepon selulernya, Rabu (8/4/2020).

Mengenai dugaan jika pada saat berseteru, dia mengacungkan senjata api jenis pistol. Basirun membantah hal tersebut.

Menurut Basirun, dia tidak pernah mengeluarkan senjata api, aalagi sampai mengacungkan pistol.

Namun dia mengaku saat kejadian sempat memegang pinggangnya, seolah-olah hendak mencabut pistol dari pinggangnya.

BACA JUGA:  PCNU Lambar Jajaki Kerjasama dengan PT Hextar Seed Indonesia

“Itu saya lakukan hanya untuk menakut-nakuti saja, karena pada saat kami bertengkar mulut, beberapa anggota Satpol PP mengelilingi saya. Spontan saja saya berpura-pura ingin mencabut pistol agar mereka takut,” kata Basirun.

Menurut dia, bila ada yang menyebut dirinya mengacung-acungkan pistol? itu tidak benar.

“Saat itu saya hanya memegang pinggang. Sama sekali tidak mengeluarkan pistol, apalagi sampai mengacungkannya,” ujar Basirun.

Apalagi saat itu sedang ada kegiatan video conference di rumah dinas wakil bupati dan ramai, sehingga tidak mungkin sampai seperti itu.

BACA JUGA:  Bupati Pringsewu Serahkan 250 Sertifikat Tanah Milik Warga Sinarwaya

“Kalaupun benar, (mengacungkan pistol) mana buktinya dan siapa saksinya. Kan tidak ada,” kata Basirun.

Tapi dia tidak menampik memiliki pistol jenis Air Softgun dan korek api model pistol. Untuk Air Softgun, Basirun mengaku memiliki izinnya.

“Pistol gas saya ada. Senjata api dulu juga ada, tapi sudah dikembalikan. Surat sertifikat lulus menembak pun saya punya, ketika aktif di Polisi Kehutanan,” jelasnya.

Basirun berharap masalahnya ini tidak perlu dibesar-besarkan. Apalagi persoalan tersebut menurutnya udah selesai.

“Hanya media saja yang membesar-besarkan. Sebenarnya (perssteruan) ini sudah selesai dan tidak ada masalah,” kata Basirun. (rasul/dra)