Pekon Sukamulya Lampung Barat Libatkan Ibu Rumah Tangga Buat Masker Kain

25

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT – Pekon Sukamulya, Kecamatan Pagar Dewa,Lampung Barat (Lambar) mempekerjakan para ibu di pekon tersebut memproduksi masker kain, guna melindungi warga dari Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Hal itu menindaklanjuti instruksi pemerintah yang mewajibkan setiap orang memakai masker saat keluar rumah untuk mencegah penularan virus tersebut, dan juga dalam rangka mendukung program Pemerintah Kabupaten setempat yakni ‘GEMAR PM’ (Gerakan Masyarakat Pakai Masker).

“Saat ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 salah satunya dengan cara memakai masker saat keluar rumah, sedangkan kalau harus beli maskerkan mahal, untuk itu kita menyerap tenaga kerja ibu-ibu PKK membuat masker kain sendiri,” ungkap Peratin Pekon Sukamulya M. Yamin kepada Headlinelampung, Rabu (15/04/2020).

BACA JUGA:  Terapkan Protokol Kesehatan, Operasi Yustisi Digelar di Pasar Senin Way Tenong Lampung Barat

M. Yamin menjelaskan, masker yang terbuat dari kain perca tersebut dibiayai menggunakan Dana Desa (DD), selain menghemat pengeluaran jika harus membeli, kegiatan ini kata dia juga salah satu bentuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini juga bisa menambah penghasilan ibu-ibu yang terdampak kebijakan work at home, sehingga roda perekonomian di masyarakat tetap berjalan meski tetap berada dirumah,” jelasnya.

Lebih jauh M. Yamin juga mengatakan bahwa pihaknya saat ini mempekerjakan 5 tenaga kerja ibu-ibu, dan sementara akan memproduksi sebanyak 1000 masker kain yang nantinya akan dibagikan ke setiap warga pekon tersebut.

BACA JUGA:  Bupati dan Wabup Lamtim Tinjau Pos Pengamanan OKK

“Sekarang sudah sekitar 500 masker yang sudah jadi, dan itu langsung kita bagikan ke warga, sebagian warga belum mendapatkan masker, dan bagi yang belum nanti akan menyusul, kita targetkan semua warga akan kebagian,” ujarnya.

M. Yamin menambahkan, selaras dengan harapan pemerintah pusat maupun daerah, dirinya berharap semua pihak harus serius dalam menghadapi mewabahnya Covid-19 ini, karena menurutnya Covid-19 ini bukanlan hal bisa dianggap sepele.

“Ini semua sebagai bentuk keseriusan kita dalam mencegah penyebaran Covid-19, kita berharap wabah ini dapat segera berlalu sehingga keadaan perekonomian kita bisa normal kembali,” pungkasnya. (Hendri)