RSUDAM Lampung Siapkan Fasilitas Ruang untuk Tim Medis Covid-19, DPR: Tidak Memadai

81

HEADLINE LAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Anggota Komisi VIII DPR RI asal Lampung, I Komang Koheri, mengungkapkan keinginan tim medis Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung mendapatkan tempat tinggal sementara karena sedang merawat para pasien Covid-19 di Ruang Isolasi, tidak dikabulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

Dia mempertanyakan sikap Pemrov Lampung terhadap keinginan tenaga medis yang berkerja di rumah sakit pelat merah tersebut.

“Saya mendapat masukan dari perawat yang menangani Covid-19. Mereka mengeluhkan pemprov yang dinilai kurang perhatian kepada tim medis. Seperti tidak adanya tempat tinggal sejenis asrama atau tempat inap lainnya,” kata Komang kepada Headlinelampung.com, Selasa (21/4/2020).

Namun hal itu dibantah pihak RSUDAM Lampung.

“Dengan adanya pemberitaan tersebut, maka kami atas nama direksi dan manajemen RSUD Dr. H. Abdul Moeloek menyatakan keberatan dan selanjutnya kami sampaikan klarifikasi,” ujar Direktur Utama RSUDAM Lampung, Herry Djoko Subandriyo, melalui surat yang diterima Headlinelampung.com, Selasa malam.

BACA JUGA:  Diskes Lampung Ralat Kasus Positif Corona, Reihana: Tetap 11, Pusat Salah Ketik

Dijelaskan, Pemerintah Provinsi Lampung sudah sangat mendukung RSUDAM, baik dari segi kebijakan maupun anggaran, pemenuhan alat- alat kedokteran untuk penanganan pasien Covid-19, Alat Pelindung Diri (APD) untuk semua tenaga kesehatan yang terlibat, mulai dari dokter, perawat sampai pada petugas instalasi jenazah dan instalasi Ambulance, serta anggaran untuk mendukung kegiatan lain dalam rangka optimalisasi layanan pasien penderita Covid-19 di Provinsi Lampung.

“Kondisi saat ini, perawat yang menangani pasien penderita Covid- 19 yang berkenan untuk tidak pulang sudah lama diakomodir oleh manajemen, dengan menyediakan fasilitas di Ruang Sudhanirmala A dan di-support semua tenaga medis dengan pemberian makanan, vitamin, susu,dan berbagai snack lainnya secara teratur dari para donatur,” kata Herry.

Dia menegaskan jika RSUDAM Lampung sudah memberikan segalanya yang terbaik, untuk perawat yang menangani pasien Covid-19.

“Ketersediaan ruang istirahat atau bermalam petugas telah disiapkan oleh manajemen dengan mempertimbangkan lokasi di rumah sakit, sehingga memudahkan mobilisasi petugas dengan tetap mempertahankan keamanan dan kenyamanan. Kalau ingin melihat bisa datang ke rumah sakit,” ajak Herry.

BACA JUGA:  Waspada! Kadiskes: Empat Orang Positif Corona di Lampung Tanpa Ada Gejala Apapun

Tidak Memadai

Menanggapi hal itu, Komang mengatakan jika dia hanya memberikan paparan kepada Pemprov Lampung sebagai kritik dan saran.

“Ini keluhan dari beberapa perawat yang tidak bisa saya ungkapkan siapa mereka. Perawat merasa pihak RSUDAM selama ini kurang memperhatikan tim medis,” jelas Komang

Menurutnya, hal ini dibaratkannya merupakan inspirasi bagi perawat kepada pihaknya.

“Ketika itu memang bisa dilakukan lebih baik oleh RSUDAM, saya mendukung,” ujar Komang.

Bahkan, lanjut dia, pemerintah daerah lain sudah menggunakan fasilitas VIP untuk tim medis yang menangani pasien Covid-19, yang lebih bagus fasilitasnya.

“Bagi saya fasilitas yang disediakan RSUDAM tidak memadai. Seharusnya Pemprov Lampung memberikan fasilitas yang layak. Ada hotel. Kenapa tidak dimanfaatkan memberi rezeki kepada mereka (pihak hotel). Apalagi anggaran yang digelontorkan Pemprov Lampung di bidang kesehatan cukup besar,” kata Komang. (Ayu)