Basarnas Lampung Bantu Evakuasi Penumpang KMP Mutiara Sentosa

42

HEADLINE LAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Basarnas Lampung bantu proses evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa, Sabtu (25/04/2020).

KMP Mutiara Sentosa III yg memiliki rute pelayaran Pelabuhan Tj. Priuk menuju Pelabuhan Panjang mengalami mati mesin disekitar Perairan Tanjung Tua, Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Jumat (24/04/2020) kemarin.

“Penyebab dari mati mesin tersebut masih belum diketahui penyebab utamanya dan masih dalam penyelidikan pihak terkait, ” ujar Humas Basarnas Lampung Deni Kurniawan melalui siaran pers, Sabtu (25/4/2020).

Menurutnya, para penumpang kapal tersebut meminta kepada pihak kapal untuk meminta pertolongan dan melakukan evakuasi.

Selanjutnya Basarnas Lampung menerima laporan tersebut dari Reza (personil Basarnas Banten) pukul 09.00 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, Basarnas Lampung menggerakkan alut utamanya RIB 02 Bakauheni dengan personil Pos SAR Lampung Selatan dan KN SAR 224 Basudewa dengan ABK nya menuju lokasi kejadian dan melakukan evakuasi, ” kata Deni

BACA JUGA:  Gubernur Arinal Buka Roadshow BUS KPK 2022

Sementara itu pada saat yg bersamaan terdapat KN SAR Ramawijaya (milik Basarnas Mentawai) dengan rute Jakarta menuju Mentawai sedang melintas dekat dengan lokasi kejadian.

Dengan koordinasi dari pihak Basarnas dan KSOP Pelabuhan Panjang proses evakuasi segera dilakukan, KN SAR Ramawijaya tiba pertama di lokasi pukul 14.20 WIB dan melakukan evakuasi penumpang trip pertama menuju ke pelabuhan panjang dengan membawa 50 orang penumpang.

KN SAR 224 Basudewa pukul 18.18 WIB mengevakuasi sebanyak 27 orang penumpang KMP Mutiara Sentosa menuju Pelabuhan Panjang.

“Namun ada beberapa penumpang yg tidak mau dievakuasi dan masih bertahan di kapal sebanyak 17 orang, terangnya

BACA JUGA:  Gubernur Arinal Terima Kunjungan Peserta Studi Strategis Dalam Negeri Lemhanas

Terpisah, Kepala Basarnas Lampung Jumaril, menyatakan bahwa proses evakuasi ini tetap memperhatikan protokoler kesehatan dengan membawa personil Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Panjang dan melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada penumpang dan melakukan pendataan.

“Total penumpang yang dievakuasi dengan kapal milik Basarnas yaitu sebanyak 77 penumpang (50 penumpang dengan KN Ramawijaya dan 27 penumpang dengan KN Basudewa) dan 17 penumpang memutuskan untuk tetap bertahan di kapal, “ujar Jumaril

Dalam proses evakuasi ini juga terlibat KSOP Pelabuhan Bakauheni, KSOP Panjang, KKP Pelabuhan Panjang, Ditpolairud Polda Lampung, PT Atosim (pemilik kapal) dan Kru KN SAR Ramawijaya. (*/Ayu)