Teknologi Informasi Menjadi Solusi di Tengah Pandemi Covid-19

185

HEADLINELAMPUNG, PRINGSEWU-Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini yang telah membawa dampak pada terbatasnya pergerakan manusia akibat social distancing dan physical distancing, menjadikan teknologi informasi memiliki peranan yang sangat penting, sekaligus sebagai solusi untuk mengatasi pembatasan tersebut, diantaranya dalam urusan pemerintahan, pendidikan, bisnis, ekonomi, kesehatan, bahkan urusan agama dan ibadah

Demikian beberapa kesimpulan dari penyampaian Wakil Bupati Pringsewu, Dr.H.Fauzi dalam makalahnya yang berjudul ‘Dampak Covid-19 pada Sektor Industri Teknologi’ pada kegiatan Video Conference yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Widya Gama, Malang, Jawa Timur.

BACA JUGA:  Lampung Selatan Raih Opini WTP dari BPK RI 5 Kali Berturut-turut

Menurut Fauzi, dari kediamannya di Pringsewu Barat, Kamis (30/4/2020), dengan diterapkannya teknologi informasi dapat memberikan efisiensi waktu dan biaya serta tenaga, dan tanpa disadari bahwa kehidupan manusia saat ini telah memiliki ketergantungan terhadap teknologi informasi ini.

Ia mencontohkan, pemanfaatan teknologi informasi di tengah pandemi Covid-19 tersebut, diantaranya di bidang Pendidikan, yakni dengan mengadakan Class On-line, kemudian di bidang Pemerintahan dengan penyebarluasan informasi melalui website, sarana komunikasi melalui video conference.

Selain itu, di bidang Bisnis dengan sistem e-commerce, bidang Sosial melalui media hiburan dan komunikasi serta social media, serta di bidang Kesehatan, untuk tujuan mapping dan tracking data persebaran Covid-19.

BACA JUGA:  Tingkatkan Disiplin-Kinerja Pegawai, Pemkab Lambar Terapkan Absensi Scan Wajah

Wakil Bupati Pringsewu juga mengungkapkan mengenai pemanfaatan teknologi informasi oleh Pemkab Pringsewu di tengah pandemi Covid-19 ini, diantaranya untuk kegiatan sosialisasi dan seminar, doa bersama, serta musrenbang secara daring melalui video conference.

Melalui vconference ini, menurutnya dapat meminimalisir biaya pelaksanaan kegiatan seperti untuk biaya transportasi, akomodasi, penginapan, dan lainnya.

Ditambahkan dia, kegiatan dengan memanfaatkan teknologi video conference diyakini akan banyak dilakukan oleh pemerintah nantinya. (*/mega)