Harga Cabai di Lampung Anjlok Akibat Pandemi Covid-19

27

HEADLINELAMPUNG, METRO —Pemerintah Provinsi Lampung menyoroti serius anjloknya harga cabai akibat pandemi Covid-19.

Bahkan, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mengimbau warga membeli cabai dari petani dengan harga yang lebih manusiawi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim saat meninjau pertanian cabai di wilayah Metro, Selasa (2/6/2020).

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 memilii efek domino pada berbagai sektor, tak hanya kesehatan tetapi juga dibidang ekonomi, dan lainnya.

“Tadi saya langsung berbincang dengan petani cabai yang hari ini harganya drop banget sebagai salah satu dampak pandemi Covid-19,” jelas Nunik.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos Covid-19 Biro Kesra Pemprov Lampung, Karo Hukum: Diancam Hukuman Mati!

Wagub mengakui dampak pandemi Covid-19 berefek pada banyak kegiatan, seperti acara-acara rutin yang sering dilaksanakan, banyak restoran yang tutup, kegiatan massal banyak yang off, termasuk pada Hari Raya lalu. “Mungkin salah prediksi sehingga ketika panen raya harganya jadi anjlok,” ujar wagub.

Namun demikian, lanjut Nunik, petani harus tetap semangat karena ke depan akan memasuki musik kemarau. Saat ini, banyak negara sudah menghentikan ekspor yang sifatnya produksi pertanian.

BACA JUGA:  Lagi, Pasien Baru Positif Corona Warga Bandar Lampung, Isolasi Mandiri di Rumah

“Para petani Jangan putus asa, tetap semangat menanam. Insya Allah, Pemerintah akan memikirkan solusinya. Termasuk hari ini, kita mencoba membeli cabai dengan harga yang lebih manusiawi agar petani kita bisa tertolong,” ujar Nunik.

Wagub berharap warga mau membeli hasil pertanian dari petani Lampung dengan harga yang manusiawi.

“Belilah hasil pertanian dari petani lampung dengan harga yang manusiawi,” harap Nunik. (*/Sandi)