Anggota DPRD Lampung Apresiasi Presiden saat Rapat Paripurna Istimewa

23

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung mengapresiasi sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, terkait ketahanan pangan dan energi, pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung, Jum’at (14/8/2020).

Anggota Komisi V DPRD Lampung, Aprilliati mengatakan, ketahanan pangan dan energi adalah dua persoalan yang memang harus benar-benar kita kawal dengan baik dan bijak.

“Ya harus dikawal dengan baik, karena ketahanan pangan dan energi merupakan suatu hal yang sangat mendasar buat kita,” kata dia, usai Rapat Paripurna Istimewa.

Menurut Aprilliati, jika tanpa ketahanan pangan yang kokoh dalam menghadapi pandemi global Covid-19, maka kinerja negara akan terpengaruhi dan menimbulkan penurunan.

“Untung kinerja dan aktivitas kita ini tidak terlalu terpengaruh oleh adanya Covid-19. Jadi tidak perlu khawatir,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemprov Lampung Umumkan Hasil Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

Aprilliati mengatakan hal itu memang tidak terlalu berpengaruh. Tetapi ketahanan pangan jangan sampai ditinggalkan dan butuh perhatian pemerintah.

“Memang tak berpengaruh. Tapi, meskipun sedang melawan Covid-19, seharusnya pemerintah juga memperhatian ketahanan pangan. Jangan ditinggalkan. Kita harus mempunyai ketahanan pangan yang kokoh,” tegas Aprilliati.

Sementara itu sumberdaya energi tidak kalah penting dari ketahanan pangan. Itu karena energi merupakan sumber daya yang harus menjadi prioritas untuk pemerintah dan masyarakat, agar aktivitas kita bisa ditunjang dengan energi.

Untuk langkah lebih lanjut harus segera mengikuti program pemerintah dalam melakukan lompatan-lompatan.

“Semoga ketika mengikuti lompatan itu membuat kita tidak dalam ketertinggalan dan justru membuat kita untuk meningkatkan prestasi-prestasi guna mencapai ketertinggalan tersebut,” ujar Apriliati.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan efisiensi produksi pangan, peningkatan nilai tambah bagi petani, penguatan koperasi, dan metode korporasi petani serta sumber daya energi akan terus ditingkatkan.

BACA JUGA:  Gubernur Lampung: Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah di Rumah Saja

Food estate sedang dibangun untuk memperkuat cadangan pangan nasional, bukan hanya di hulu, tetapi juga bergerak di hilir produk pangan industri. Bukan lagi menggunakan cara-cara manual, tetapi menggunakan teknologi modern dan pemanfaatan kecanggihan digital. Bukan hanya untuk pasar domestik, tetapi juga untuk pasar internasional,” kata presiden.

“Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, upaya besar juga telah dan sedang dilakukan untuk membangun kemandirian energi untuk tahun ini dan selanjutnya. Tahun 2019, kita sudah berhasil memproduksi dan menggunakan B20. Tahun ini kita mulai dengan B30, sehingga kita mampu menekan nilai impor minyak kita di tahun 2019,” kata presiden di Sidang Tahunan MPR RI. (Sandi)