views

Jadi Tersangka dan Ditahan di Polresta Bandar Lampung, Ini Pengakuan Penusuk Syekh Ali Jaber

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Pendakwah Syekh Ali Jaber ditujah usai memberikan tausiyah di Masjid Falahuddin, Jalan Tamin, Kelurahan, Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Minggu (14/9/2020).

Pelaku, Alfin Andria (24) ditangkap polisi beberapa saat setelah kejadian. Polresta Bandar Lampung akhirnya menetapkan Alfin sebagai tersangka dan menahannya.

“Ya, sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan akan kita proses hingga tuntas. Saat ini tersangka sudah kita amankan di polresta,” ujar Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Yan Budi kepada awak media, Senin (14/09/2020).

Dijelaskan, berdasarkan informasi dari orang tua tersangka, anaknya itu sejak 2016 mengalami stress, setelah ibunya yang menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Hongkong menikah lagi.

“Namun Kami tidak mudah percaya dengan keterangan orangtuanya, karena sebagai penyidik tidak bisa percaya begitu saja,” tegas Yan Budi.

Saat ini, Polresta Bandar Lampung telah berkoordinasi dengan bidang dokter kesehatan (Biddokkes) Polda Lampung, untuk mengungkap kejiwaan Alfin.

“Kita sedang berkoordinasi dengan Biddokkes Polda Lampung untuk memanggil dokter kejiwaan dari Jakarta. Informasinya hari ini akan datang. Memang didalam keterangan dari dokter Tendri itu ada indikasi. Tapi itu masih jauh dari mengalami kejiwaan, karena banyak item yang mengarah ke sana,” urai Yan Budi.

Pihaknya akan memproses pelaku sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kita sudah tetapkan pelaku sebagai tersangka dengan Pasal 351ayat 2 ancaman maksimal lima tahun. Tersangka saat ini sudah kita tahan di Rutan Polresta Bandar Lampung,” kata Yan Budi.

Menurut pengakuan Tersangka, lanjut kapolresta, dia selalu berpindah-pindah tempat tinggal.

Sebelum di Bandar Lampung, awalnya tersangka tinggal di daerah Rawa Jitu, Tulangbawang. Kemudian pernah juga tinggal di daerah Natar.

“Sering pindah tempat, karena ikut kakek dari ayahnya dan ibunya. Kegiatan sehari-harinya, tersangka ini tidak ada pekerjaan tetap,” ujar Yan Budi. (Sandi)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dua Pejabat Pemkab Lampung Utara Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sen Sep 14 , 2020
HEADLINELAMPUNG, […]