views

Tok! DPRD Pringsewu Setujui Perubahan APBD 2020

HEADLINELAMPUNG, PRINGSEWU-Akhirnya DPRD Kabupaten Pringsewu menyetujui Perubahan APBD 2020 melalui rapat paripurna DPRD, Selasa (15/9/2020).

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, Suherman didampingi sejumlah wakil ketua dihadiri 30 orang dari 40 anggota dewan, dan Bupati Pringsewu, Sujadi beserta jajaran pemerintah daerah dan muspida kabupaten setempat.

Bupati Sujadi mengatakan, pemda selalu berupaya semaksimal mungkin agar penerimaan daerah terus mengalami peningkatan, baik yang bersumber dari PAD maupun dari sumber penerimaan lainnya.

Menurut Ia, dengan naiknya anggaran pendapatan mempunyai korelasi dengan anggaran belanja daerah yang secara langsung akan mengakomodasi kepentingan masyarakat.

Dalam rapat paripurna, Bupati Sujadi menyatakan, pendapatan daerah pada Perubahan APBD 2020 tidak mengalami perubahan, yaitu tetap sebesar Rp1.195.762.558.520,52. Begitu pula dengan belanja daerah, pada Perubahan APBD 2020 sebesar Rp1.238.692.339.140,14.

Dikatakannya, bila dibandingkan antara pendapatan daerah dan belanja daerah, maka terjadi defisit anggaran sebesar Rp42.929.780.619,62.

Namun, kata Bupati Pringsewu penerimaan pembiayaan pada Perubahan APBD 2020 yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya di proyeksikan sebesar Rp44.929.780.619,62 dan direncanakan pada Perubahan APBD 2020, Pemkab Pringsewu akan melakukan pengeluaran pembiayaan penyertaan modal (investasi) kepada Bank Lampung sebesar Rp.2.000.000.000,00.

Dijelaskanya, dengan membandingkan antara penerimaan dan pengeluaran pembiayaan daerah, terdapat pembiayaan netto sebesar Rp42.929.780.619,62 yang akan digunakan untuk menutupi defisit anggaran, maka didapatkan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan sebesar Rp.0.

Ditambahkanya, anggaran yang disiapkan dalam Perubahan APBD 2020 adalah anggaran maksimal. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan belanja mengedepankan kedisiplinan terhadap pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah, serta selalu mengedepankan prinsip 100-0-100, yaitu 100% benar dalam perencanaan, 0% kesalahan, serta 100% benar dalam pelaporan dan pertanggungjawaban, yang kesemuanya dalam rangka mempertahankan Opini WTP yang telah diraih Kabupaten Pringsewu selama 5 tahun berturut-turut. (mega/rls)

Bagikan ke:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tekan Gangguan Kamtibmas, Polsek Negara Batin Way Kanan Gelar Binluh

Sel Sep 15 , 2020
HEADLINE […]