Dikunjungi 77.191 Wisatawan, KRL Lampung Barat Paling Banyak Diminati

8

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT – Sempat mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19), jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) hingga Oktober 2020 mencapai 77.191 orang.

Dari jumlah wisatawan tersebut, 77.186 orang merupakan wisatawan nusantara dan lima orang lainnya wisatawan mancanegara.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Pemasaran Pariwisata pada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Lambar, Endang Guntoro, Senin (26/10/2020).

“Hingga saat ini Kebun Raya Liwa (KRL) menjadi destinasi yang paling ramai dikunjungi wisatawan, dengan jumlah kunjungan 29.649 orang, disusul wisata alam pohon pinus Sumberjaya dengan jumlah kunjungan 8.250 orang,” ujarnya, Senin (26/10/2020).

Jumlah kunjungan tersebut dipastikan akan bertambah, mengingat untuk Oktober ini saja baru beberapa pengelola atau Pokdarwis (Kelompok sadar wisata, Red) yang melaporkan jumlah kunjungannya.

BACA JUGA:  Bupati Lamtim Jadi Imam Sholat Idul Adha di Sekampung

Dijelaskan, dari 77.191 orang kunjungan wisatawan tersebut berdasarkan hasil pendataan di 26 destinasi wisata yang tersebar di 15 kecamatan di Lambar.

Untuk jumlah kunjungan nihil pada awal munculnya pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) tepatnya sekitar bulan April, Mei dan Juni lalu.

”Pada saat awal munculnya pandemi jumlah kunjungan turun drastis, bahkan hanya ada beberapa destinasi saja di tiga bulan tersebut dengan jumlah tidak lebih dari 231 orang, namun di bulan-bulan selanjutnya kembali mengalami peningkatan jumlah kunjungan,” bebernya.

Sementara, dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di tengah pandemi Covid-19, pihaknya akan melakukan peningkatan sumberdaya manusia (SDM) khususnya bagi pengelola atau Pokdarwis di sepuluh destinasi wisata unggulan di kabupaten setempat.

BACA JUGA:  Kodim 0429/Lamtim Lakukan Pengamanan Ibadah Paskah

”Kami akan melakukan roadshow di sepuluh destinasi wisata unggulan, selain akan memberikan sosialisasi terkait manajemen pengelolaan di masa pandemi Covid-19 dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung,” ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pengambilan video destinasi wisata dengan kondisi riil di lapangan.

Sebab, tren saat ini wisatawan lebih memilih video untuk mengetahui terkait dengan kondisi destinasi wisata yang akan mereka kunjungi.

Sehingga dalam memasarkan pariwisata unggulan di Lambar, maka pihaknya akan memperbanyak pengambilan video, agar wisatawan bisa menjadikannya sebagai referensi, untuk memilih destinasi yang akan mereka kunjungi. (Hendri)