Disparbudpora Tanggamus Gelar Pelatihan Tata Kelola Homestay

13

HEADLINELAMPUNG, TANGGAMUS-Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Tanggamus menggelar pelatihan tata kelola Homestay di aula Serumpun Padi Kecamatan Gisting kabupaten setempat, Selasa (01/12/2020).

Kegiatan yang dibuka Kadisparbudpora Kabupaten Tanggamus, Retno Noviana Damayanti tersebut dihadiri juga oleh Sekertaris Disparbudpora, Alkat Alamsyah dan Pemateri Pelatihan Tata Kelola Homestay, Arif Nugroho.

Ketua Panitia Kegiatan Zulia mengatakan, kegiatan pelatihan dilaksanakan selama tiga hari yakni 1-3 Desember 2020 mendatang, dengan jumlah peserta 69 orang yang berasal dari sejumlah kecamatan.

“Tujuan dari pelatihan ini adalah, tercapainya pemahaman dan pengetahuan tentang tata kelola Homestay di seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan usaha yang dimiliki lalu Menciptakan Homestay yang terkelola dan tertata dengan baik, mengembangkan dan memunculkan serta mengimplementasikan ciri khas dan keunikan yang ada di masing masing daerah kedalam penataan dan pengelolaan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kandang Ayam Di Sukoharjo Terbakar, Korban Rugi Ratusan Juta

Sementara itu, Kadisparbudpora Retno Noviana Damayanti mengatakan, Kabupaten Tanggamus adalah salah satu daerah di Provinsi Lampung, yang memiliki potensi sumberdaya aIam yang melimpah.

Menurut dia, dilihat dari kondisi geograflsnya, Kabupaten Tanggamus mempunyai hutan tropis, air terjun, maupun pantai-pantai yang indah sehingga apabila dikelola dengan baik maka akan dapat memajukan perekonomian masyarakat.

“Untuk mengoptimalkan potensi pariwisata tersebut, diperlukan juga fasilitas pendukung seperti Homestay atau penginapan jenis Iainnya disekitar objek wisata. Oleh karena itu diperlukan pengelolaan dan tata kelola homestay yang baik sehingga nantinya selain mengamankan objek wisatanya, masyarakat yang berbeda di sekitar objek wisata juga mampu Meningkatkan prekonomiannya melalui usaha homestay yang dikelola baik secara perorangan maupun kelompok,” jelas Retno.

BACA JUGA:  Pasien Konfirmasi Positif Covid-19 Mesuji Enam Orang, Empat Staf RSUD

Dikatakannya, kerjasama dari berbagai pihak sangat dibutuhkan karena pengembangan pariwisata bersifat multifaktorial, baik dari pihak pemerintah, pelaku usaha jasa, maupun masyarakat.

“Untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesionalisme di bidang pariwisata khususnya dalam usaha Homestay, saya menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan Pelatihan Tata Kelola Homestay ini,” pungkasnya. (Andi/rud)