Staf Puskesmas Natar Diduga Bagikan Sembako Bergambar Nanang-Pandu

7

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG SELATAN-Tim relawan Paslon Lampung Selatan (Lamsel) nomor urut 3, Hipni-Melin melaporkan Paslon nomor urut 1 Nanang-Pandu ke Panwascam Natar, Selasa (1/12/2020).

Pasangan yang diusung PDIP, Hanura, PPP, Nasdem, dan Perindo ini dilaporkan atas dugaan money politic dengan membagikan sembako kepada warga.

Salah satu tim relawan Hipni-Melin, Kasiman selaku pelapor yang juga selaku penemu dugaan pelanggaran mengatakan, sembako itu dibagikan Dusun Sukajadi Desa Rulung Raya, Kecamatan Natar Kabupaten Lamsel. Sembako dibagikan sekitar pukul 08.00 WIB.

“Isi sembakonya berupa beras kurang lebih 2 kg, roti 1 bungkus, mie telur 1 bungkus, teh celup satu kotak, centong nasi tiga biji terdapat logo PDIP dan nama Nanang-Pandu, minyak goreng 1 bungkus, dan kaos Nanang-Pandu. Namun sayangnya minyaknya udah dipakai warga sebelum kita amankan dan laporkan ke panwas,” ujarnya.

BACA JUGA:  52 Personel Polres Tanggamus Ikut BKO Pengamanan Pilkada

Lanjutnya, sembako dibagikan oleh Ardiansyah yang diketahui staf honorer Puskesmas Sukadamai. Diketahui, Ardiansyah juga diduga sebagai koordinator senam ibu-ibu relawan Nanang-Pandu.

“Saya kebetulan lewat tempat itu, dan melihat mereka sedang membagikannya dipinggir jalan. Mereka memaggil warga sekitar, terus membagikan sembako itu, dengan menggunakan mobil Sigra warna putih belum ada plat nomornya,” kata dia.

Atas kejadian tersebut, Ia memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Panwascam Natar. Dirinya pun siap untuk memberikan keterangan sedetail-detailnya kepada pihak Panwascam terkait dugaan pelanggaran tersebut.

BACA JUGA:  Jelang Pilkada, KPU Way Kanan Gelar Sosialisasi Pencalonan dan PKPU

“Saya harap Panwascam dapat bersikap tegas dan menindaklanjuti laporan kita. Dan saya harap Nanang-Pandu dapat disanksi. Karena ini jelas melanggar, karena membagikan sembako kepada warga,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Panwascam Natar, Novian Andriana mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan tim relawan Hipni-Melin terkait dugaan pelanggaran pilkada dengan membagikan sembako.

“Besok kita akan langsung memanggil pihak terlapor dan juga pelapor serta saksi-saksi terkait untuk kita mintai keterangannya,” ujarnya.

Terkait sanksi, dirinya belum bisa memastikannya. Karena baru akan ditelurusuri terkait dugaan pelanggarannya. “Yang jelas kita menerima laporan dari tim Hipni-Melin dan kita akan tindaklanjuti,” tandasnya. (ricky)