Rakata Institut Umumkan Hasil Penghitungan Suara Pilkada, Berikut Daftarnya

6

HEADLINE LAMPUNG, BANDARLAMPUNG-Empat daerah di Provinsi Lampung telah mengumumkan hasil quick count Rakata Institut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020.

Empat kabupaten kota tersebut yakni Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Timur, Way Kanan dan Pesawaran.

Berdasarkan data yang dihimpun Headlinelampung dari quick count, dimana pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana — Dedi Amarullah unggul 58,96 Persen berdasarkan quick count Rakata Institut

Sedangkan hasil Paslon nomor 1 Rycko Menoza-Johan Sulaiman memperoleh suara 19,68 persen dan Paslon nomor urut 2 Yusuf Kohar-Tulus Purnomo mendapatkan penghitungan 21,36 Persen

BACA JUGA:  Bupati Tulang Bawang Laksanakan Tindakan Korektif Ombudsman

Kemudian untuk kabupaten Lampung Timur berdasarkan hasil quick count Rakata Institut dimenangkan Paslon nomor urut 3 yaitu Dawam Rahardjo – Azwar Hadi dengan perolehan.

Untuk dua Paslon yaitu nomor 1 Yusran Amirullah – Benny Kisworo mendapatkan hasil 23,61 persen dan Paslon nomor 2 yang juga sebagai petahana mendapatkan hasil 35,64 persen.

Selanjutnya untuk kabupaten Pesawaran dipimpin oleh Paslon nomor urut 2 yaitu Dendi Ramadhona – Marzuki meraih penghitungan quick count Rakata Institut sebesar 55,60 persen. Untuk Paslon nomor urut 1, M. Nasir – Naldi Rinara mendapatkan hasil 44,40 persen

BACA JUGA:  Sempat Tertunda, KPU Way Kanan Nyatakan Berkas Pendaftaran 'Arjuna' Lengkap

Lalu untuk kabupaten Way Kanan dimenangkan telak Paslon nomor urut 2 yakni Raden Adipati Surya – Ali Rahman dengan memperoleh suara 75,28 persen sedangkan Paslon nomor urut 1 mendapatkan hasil 24,72 persen.

Manajer Rakata Institut, Moko mengatakan, dari hasil yang telah dirangkum Rakata Institut, meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 pihak penyelenggara mampu membuat pemilih untuk datang menyuarakan hak pilihnya

Ini juga dikarenakan, pemerintah dan pihak stakeholder terkait berhasil mensosialisasikan Pilkada ditengah pandemi Covid-19

“Pihak penyelenggara mampu membuat pemilih untuk datang meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19,” kata Moko (Sandi)