Indeks KUB Lampung Barat di Atas Provinsi dan Nasional

6

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT – Berdasarkan survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) yang diselenggarakan oleh Kementerian agama (Kemenag) RI, diketahui Kabupaten Lampung Barat dinyatakan sebagai daerah yang mampu menjaga kerukunan di tengah maraknya isu Hoax bermotif Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) dan menempatkan kabupaten setempat dengan peraih nilai 78 dengan kategori tinggi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lambar SyafaruddinMenurutnya, berdasarkan hasil survey menunjukkan bahwa dari empat variabel yakni hubungan sosial, hubungan keagamaan, nilai dan lokus sosial, serta peran pemerintah, terdapat satu variabel bernilai sangat tinggi yaitu nilai dan lokus sosial, sedangkan tiga variabel lainnya bernilai tinggi.

Secara keseluruhan hasil survey indeks KUB Lambar bernilai 3,12 dan setelah dikonversikan menjadi 78 dan masuk kategori berindeks tinggi.

”Dari total 33 sub variable, 11 bernilai sangat tinggi, 21 bernilai tinggi dan satu sub variabel bernilai rendah, indeks KUB Lambar dengan nilai 78 berada lebih tinggi dari rata-rata KUB nasional sebesar 73,8 dan indeks KUB Provinsi Lampung sebesar 73,1.

BACA JUGA:  Sahabat Muda Anna Dirikan Markas Juang

Secara substansi hasil indeks KUB Lambar menggambarkan telah terbinanya kerukunan antar umat beragama yang baik. Hal ini selaras dengan misi kelima Pemkab Lambar dalam mengembangkan kehidupan masyarakat yang agamis, berbudaya, demokrasi, kesetaraan gender dan partisipatif.

”Dalam mewujudkan kerukunan umat beragama di Lampung Barat tentunya telah dilaksanakan oleh OPD lainya dan dibantu oleh stakeholder lain seperti, TNI, Polri, kementerian agama dan semua Forkopimda dan organisasi kemasyarakatan serta organisasi politik lainya,” kata dia.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, kerukunan beragama adalah keadaan hubungan antarumat beragama yang dilandasi toleransi, saling pengertian dan saling menghormati dalam pengamalan ajaran agama serta kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat. Eksistensi kerukunan ini sangat penting, di samping karena merupakan keniscayaan dalam konteks perlindungan hak asasi manusia (HAM), juga karena kerukunan ini menjadi prasyarat bagi terwujudnya integrasi nasional, dan integrasi ini menjadi prasyarat bagi keberhasilan pembangunan nasional.

BACA JUGA:  Polres Tubaba Gelar Baksos, Siapkan Sumber Rejo Jadi Kampung Tangguh Nusantara

”Di Lampung Barat integrasi dalam kerukunan umat beragama masuk dalam pitu program bupati dan wakil bupati, yaitu peningkatan iman dan taqwa, banyak hal yang telah dilaksanakan untuk mewujudkan program yang ke tujuh tersebut yaitu melaksanakan umroh bagi umat muslim, Wisata rohani bagi umat Budha Protestan Katolik dan Hindu, Hibah ke rumah Ibadah Masjid, Pura, Gereja dan Vihara, demikian juga ada bantuan ke Organisasi Keagamaan dan ke Forum Kerukunan Umat Beragama,” pungkasnya. (Hendri)