Satu Pengedar dan Tiga Pengguna Sabu Dibekuk Satresnarkoba Polres Pringsewu

11

HEADLINELAMPUNG, PRINGSEWU-Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pringsewu kembali meringkus empat terduga penyalahguna narkotika jenis sabu, Jumat (17/12/2020) silam.

Bahkan, satu dari empat pelaku yang berhasil ditangkap diduga berperan sebagai pengedar.

Kasat Reskoba Iptu Khairul Yassin Arigan mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri SIK mengatakan, empat tersangka yang berhasil diamankan yakni, berinisial SY ( 28), RA (39), HI als Borok (36) dan AC als Luwi (45). Keempatnya ditangkap di Pekon Pasir Ukir, ecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu.

Dijelaskannya, penangkapan ini bermula dari informasi yang diterima Tim Opsnal Res Narkoba Polres Pringsewu dari masyarakat yang menyebutkan di salah satu rumah di Pekon Pasir Ukir sering dijadikan sebagai tempat pesta narkoba.

“Iformasi yang kami terima, bahwa di rumah SY sering menjadi tempat pesta narkoba. Selanjutnya, Tim Opsnal Res Narkoba Polres Pringsewu melakukan penyelidikan dan pengintaian di rumah tersebut,” kata Iptu Khairul Yassin, Minggu (20/12/2020).

BACA JUGA:  Polres Tubaba Amankan Pria Pembawa Senpira Ilegal

Kemudian, lanjutnya, petugas langsung menangkap tersangka SY, HI dan RA. Setelah tersangka diamankan dan dilakukan penggeledahan, ditemukanlah sejumlah barang bukti antara lain 2 buah pipa kaca pirek bekas pakai dan 2 unit HP.

Iptu Khairul mengatakan, selanjutnya dilakukan pengembangan dan didapat informasi bahwa ketiga pelaku tersebut ternyata telah melakukan pesta sabu pada sore hari sebelum tertangkap, dan barang haram tersebut menurut pengakuanya didapatkan dari pelaku AC.

“Pelaku mengaku sudah beberapa kali melakukan pesta sabu di rumah SY dan terakhir kali, Kamis (16/12/2020) silam. Dan, sabu dibeli dari pelaku AC dengan harga perpaket Rp200 ribu,” tukasnya.

Menurut Iptu Khairul, atas pengakuan ketiga pelaku, petugas kembali bergerak cepat dengan melakukan penangkapan terhadap pelaku AC yang kebetulan rumahnya tidak jauh dari lokasi penangkapan pertama.

“Pelaku AC diamankan dari rumahnya tanpa melakukan perlawanan. Kemudian, saat penggeledahan kami dapatkan barang bukti berupa 2 buah plastik klip bekas pakai, dan 1 buah timbangan digital,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kapolres Lampung Tengah Resmikan Masjid Jabal Nur

Dikatakannya, saat dilakukan interogasi dihadapan petugas, AC mengaku mengedarkan narkoba semenjak keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (LP), dan barang haram tersebut dipasok oleh temanya yang berdomisili di Kabupaten Tanggamus.

“Pelaku AC ini merupakan residivis kasus narkoba yang baru keluar dari LP pada Oktober 2020 silam,” imbuhnya.

Selanjutnya, untuk kepentingan penyidikan kemudian petugas melakukan tes urine terhadap keempat pelaku, hasilnya urine positip mengandung zat Methamphetamine atau sabu. Kemudian, para pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Pringsewu guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk proses hukum, terhadap pelaku AC akan dijerat Pasal 114 jo 112 UU No: 35/2009, tentang narkotika dengan hukuman penjara minimal 5 sampai dengan 20 tahun penjara. Sedangkan, terhadap SY, HI dan RA dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. (Akbar/rls)