Kadiskes Lampung: Rumah Sakit yang Sediakan Rapid Test Antigen Jangan Naikkan Tarif!

5

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Lampung, Reihana, meminta kepada pihak Rumah Sakit yang melakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen (RTA) agar tidak menaikkan tarifnya.

Diketahui, tarif pemeriksaan rapid test antigen sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yakni Rp 250 ribu untuk di Pulau Jawa dan Rp 250 ribu hingga Rp 275 ribu untuk di luar Pulau Jawa.

“Kalau untuk untuk di Provinsi Lampung ada juga yang Rp 250 ribu,” ujar Reihana, Rabu (23/12/2020).

Untuk diketahui, pemeriksaan rapid test antigen dengan cara diambil sampel melalui swab.

BACA JUGA:  Abaikan APD Covid-19 Perawat Ranap, DPR: Diskes Lampung Harus Sanksi Tegas RS Urip!

“Jadi perlu diperhatikan juga tingkat kadar penularannya. Oleh karena itu tidak sembarangan. Kita harus menyiapkan tempat untuk memberikan rapid antigen,” jelas Reihana.

Menurutnya, untuk semua Rumah Sakit bisa melakukan rapid test antigen. Namun, pihak Rumah Sakit harus menyiapkan fasilitas pemeriksaan sendiri.

“Ya, kalau Rumah Sakit mampu melakukan pemeriksaan rapid antigen, kita persilakan,” terang Reihana.

Pemerintah juga sudah menggratiskan untuk 100 ribu orang sopir truk logistik.

BACA JUGA:  Sosialisasikan Kartu Petani Berjaya, Gubernur Lampung Dialog Virtual dengan 1.000 Desa

“Untuk yang lainnya, seperti penumpang umum, dilakukan rapid test antigen secara mandiri, yang bisa dilakukan di pelabuhan dan rest area jalan tol,” ungkapnya.

Terkait vaksin Covid-19, Reihana menjelaskan jika pihaknya diminta Kementerian Kesehatan untuk mempersiapkan tenaga medis yang berkompeten, guna penanganan pemeriksaan vaksin Covid-19.

Reihana mengungkapkan jika sampai saat ini belum mendapatkan update terbaru terkait vaksin Covid-19 dari Kemenkes.

“Namun Kami sedang mempersiapkan dana operasional untuk pelaksanaannya. Mungkin sosialisasi, lalu untuk pencegahan efek sampingnya juga,” jelas Reihana. (Sandi)