ABG di Way Kanan Tertangkap Nyabu, Ini Tanggapan Anggota DPRD Provinsi Lampung

13

HEADLINELAMPUNG, WAY KANAN – Aparat Satresnarkoba Polres Way Kanan mengamankan anak baru gede (ABG) berinisial JAT yang masih berusia 16 tahun.

JAT diamankan karena diduga mengonsumsi rarkoba jenis sabu pada Rabu, 23 Desember 2020, sekitar pukul 23.00 Wib di Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan.

Penangkapan terhadap JAT sontak mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Anggota Komisi 5 DPRD Provinsi Lampung Fraksi Demokrat, Deni Ribowo.

Menurutnya, kasus tersebut menambah lagi catatan buruk bagi anak dibawah umur maupun perempuan di Kabupaten Way Kanan.

“Tentu saya sangat prihatin dengan kejadian ini, apalagi tersangka ini Seorang Perempuan yang masih di bawah umur,” ujar Deni Ribowo saat dikonfirmasi Headlinelampung Via Telepon, Sabtu (26/12/2020).

Padahal, kata Deni, Setiap kali dirinya maupun Anggota DPRD Provinsi Lampung lainnya yang datang ke Way Kanan sudah sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahayanya Narkotika. Bahkan bukan hanya DPRD Provinsi Lampung, tapi melalui lembaga lembaga lainnya juga telah melakukan hal yang sama dalam sosialisasi pencegahan Narkoba.

BACA JUGA:  Polres Way Kanan Kukuhkan Dai Kamtibmas

Deni meminta agar pihak Kepolisian dapat berhati-hati dalam penanganan perkara tersebut. Karena menurutnya, Anak tersebut merupakan korban dari kejahatan Narkoba.

“Kepolisian harus berhati-hati betul dalam kasus ini. Perhatikan juga undang undang Anak di Bawah Umurnya karena disitu juga ada hak haknya sebagai Anak. Saya yakin dan percaya Penyidik bisa melakukan tugasnya sesuai dengan Prosedur,” pintanya.

“Saya juga meyakini kalau Anak ini adalah Korban, oleh karena itu Pihak Kepolisian juga harus menggali lebih dalam lagi siapa orang atau pelaku lainnya yang telah menyuplai barang haram tersebut kepada korban,” tegasnya.

Deni berharap agar Lembaga Perlindungan Anak (LPA) di Way Kanan juga dapat melakukan pendampingan serta memberikan arahan arahan yang Positif terhadap Anak tersebut.

BACA JUGA:  Djohan Ajak Warga Metro Meriahkan Kegiatan Car Free Day

“Saya berharap LPA Way kanan dapat mendampingi kasus ini, sehingga nantinya dapat memberikan efek lain yang Positif terhadap Anak tersebut. Dan saya dari Komisi 5 DPRD Provinsi Lampung yang juga memang Mitra dari Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) akan ikut memantau kasus ini,” ungkapnya.

Dengan adanya kejadian ini, Deni menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat terutama kepada para Orang Tua agar jangan pernah bosan supaya selalu memberikan perhatian dan pengarahan terhadap generasi muda khususnya yang ada di Kabupaten Way Kanan.

“Ini menjadi PR kita semua khususnya Orang Tua agar selalu memberikan Perhatian dan pengarahan yang Positif terhadap anak anak kita. Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus seperti ini di kemudian hari,” pungkasnya. (Migo)