Gubernur Pertama, 20 Nama yang Akan Divaksin Covid-19 Tahap Awal di Lampung Sudah Disiapkan

127

HEADLINELAMPUNG, BANDARLAMPUNG – Vaksin Covid-19, Sinovac dari PT Biofarma, Kota Bandung, Jawa Barat, sudah tiba di Lampung, Senin (4/1/2021).

Namun, vaksin tersebut baru akan didistribusikan ke kabupaten dan kota di Lampung pada pertengahan bulan ini.

Untuk pelaksanaan vaksin Covid-19 tahap pertama, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lampung, Reihana, mengungkapkan telah menyiapkan 20 nama yang akan divaksinasi.

Tetapi, ke 20 nama tersebut terlebih dahulu akan diserahkan kepada gubernur guna diminta persetujuannya.

Setelah mendapat persetujuan gubernur, 20 nama tersebut akan dikirimkan kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Nama-nama yang akan dilakukan vaksinasi itu akan diserahkan kembali kepada Kami pada Senin pekan depan, sekitar 14 Januari 2021, untuk vaksinasi tahap pertama di Provinsi Lampung,” kata Reihana, usai video confrence dalam rangka pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan penegakan protokol kesehatan bersama Menteri Dalam negeri (Mendagri), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan ketua satgas penanganan Covid-19 pusat, di kantor pemprov, Selasa (5/1/2021).

BACA JUGA:  DPRD Sumsel Kunker ke DPRD Lampung, Bahas Dana Hibah dan Sosper

Dijelaskan, berdasarkan ketentuan dari pusat, yang akan dilakukan vaksinasi pertama di masing-masing daerah yaitu kepala daerah atau gubernur.

Namun, jika kepala daerahnya berusia lebih dari 60 tahun, maka vaksinasi diserahkan kepada wakil gubernur.

“Lalu tenaga kesehatan, direktur Rumah Sakit rujukan, tokoh agama, ketua DPRD serta forkopimda Provinsi Lampung,” urai Reihana.

Diungkapkan, nama-nama yang akan divaksinasi sudah disiapkan dan akan diberikan kepada gubernur.

“Kami mohon persetujuan dari beliau siapa saja yang akan divaksinasi tahap pertama pada 14 dan 15 Januari nanti,” ujar Reihana.

Kendati demikian, 20 nama-nama tersebut belum bisa diinformasikan, karena harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan gubernur yang juga sebagai ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung.

BACA JUGA:  Riana Sari Arinal dan TP PKK Kabupaten/Kota Ciptakan Inovasi Wujudkan Lampung Berjaya

Setelah itu, ke 20 vaksinator tersebut akan dilakukan Training of Trainer (ToT) terlebih dahulu secara daring atau daam jaringan).

“Cara pelaksanaan vaksin tersebut sama dengan panduan dari kementerian. Pada umumnya sama saja cara penyuntikan vaksin. Namun hanya perlu diberi refreshing saja,” kata Reihana.

Menurutnya, untuk pelaksanaan vaksinasi ini belum ada informasi lebih lanjut.

“Sampai hari ini Kami masih menunggu emergency use authorization atau EUA dari BPOM. Tidak akan dilakukan vaksinasi jika belum ada EUA,” terang Reihana.

Sebab itu, pihaknya akan menunggu EUA tersebut pada Senin pekan depan.

“EUA itu izin edar yang dipercepat untuk kepentingan mutu dan keamanan vaksin. Itu yang kita minta, Setelah itu baru kita siap untuk melaksanakan vaksinasi,” kata Reihana. (Sandi)