Warga Lampung Meninggal karena Covid-19 Bertambah Lima Orang, Positif Baru 87 Kasus

18

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG — Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung yang meninggal bertambah lima orang, hingga total 364 kasus, Rabu (6/1/2020)

“Lima pasien meninggal tersebut masing-masing berasal dari Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Barat, Tanggamus dan Kota Metro,” ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Lampung, Reihana.

Dijelaskan, pasien meninggal dari Lampung Selatan yaitu nomor 6.724, laki-laki, usia 77 tahun.

Kronologisnya, pada 18 Desember 2020 pergi ke pelayanan kesehatan untuk melaksanakan cuci darah rutin lalu dilakukan pemeriksaan rapid test dengan hasil reaktif.

Pasien dilakukan pengambilan swab dengan terkonfirmasi positif Covid-19

“Pada 4 Januari 2021 kondisi kesehatan yang bersangkutan mulai menurun dan pasien tersebut dinyatakan meninggal dunia,” kata Reihana

Selanjutnya pasien meninggal asal Lampung Timur yaitu nomor 6.735 perempuan usia 79 tahun.

Kronologisnya pada 21 Desember 2020 mulai merasakan adanya gejala Covid-19, lalu pasien melakukan pemeriksaan rapid test hasilnya reaktif dan dilakukan pengambilan swab.

Bedasarkan informasi dari dokter yang menangani, pasien dinyatakan positif Covid-19.

“Namun, pada 5 Januari 2021 keadaan pasien tersebut mulai memburuk dan dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.

Kemudian pasien meninggal asal kota Metro yaitu nomor 6.777, perempuan usia 68 tahun.

BACA JUGA:  Arinal Dukung Sinkronisasi Data BKKBN, BPS dan Disdukcapil

Sebelumnya pasien tersebut masuk Rumah Sakit Pemerintah provinsi Lampung dengan keadaan tidak sadar diri. Dari hasil rotgen terdapat pneumonia.

Lalu pasien dilakukan pengambilan swab dengan hasil positif Covid-19.

“Pada 5 Januari 2021 pasien mengalami perburukan pada kondisi tubuhnya dan dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya

Selanjutnya pasien meninggal dunia nomor 6.798 perempuan 63 tahun asal Lampung Barat, merupakan kasus baru.

Sebelumnya, yang bersangkutan berobat ke salah satu puskesmas di Lampung Barat.

Lalu pasien dirujuk ke Rumah Sakit di Lampung Utara dengan keluhan sesak nafas.

Pasien itu juga langsung dilakukan pengambilan swab.

“Pada 22 Desember pasien dinyatakan meninggal dunia. Setelah beberapa hari meninggal hasil swab baru keluar pada 5 Januari 2020,” ujarnya

Selanjutnya pasien meninggal dunia yang terakhir yaitu nomor 5.949 laki-laki usia 25 tahun asal Tanggamus.

Kronologisnya pada 24 Desember 2020 merasakan keluhan demam dan sesak nafas.

Pasien tersebut mempunyai riwayat hipertensi sehingga pasien dirawat di RS pemerintah di Pringsewu.

Setelah dilakukan pengambilan swab oleh dokter yang menangani, pasien tersebut terkonfirmasi positif Covid-19

“Lalu pada 5 Januari 2021 keadaan pasien memburuk dan dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya

BACA JUGA:  Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Ribuan Massa Demo ke Gedung DPRD Lampung

Selain pasien meninggal, ada juga penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 87. Total 6.698

Dijelaskan, penambahan sebanyak 87 kasus baru yang terdiri Bandar Lampung 30 orang, Metro 12 orang, Lampung Tengah tujuh orang, Lampung Selatan 12 orang, Pesawaran enam orang, Tanggamus lima orang, Lampung Timur empat orang Pringsewu satu orang, Lampung Utara tujuh orang, Lampung Barat satu orang, Way Kanan satu orang dan Mesuji satu orang.

“Dari 87 kasus baru yang merupakan hasil tracing ada 21 orang dan kasus baru ada 66 orang, yang sedang dirawat ada 20, sedangkan isolasi mandiri ada 67 orang,” berdasarkan data yang dikirim Juru bicara Covid-19, Reihana melalui WhatsApp Grup (WAG) resmi Covid-19 Provinsi Lampung.

Selain ada penambahan positif Covid-19 ada juga penambahan 60 orang yang selesai isolasi total 5.201

Dari 60 orang tersebut terdiri dari kota Bandar Lampung 26 orang, Tanggamus 15 orang, Pesawaran 13 orang, Tulang Bawang dan Pringsewu masing-masing tiga orang.

“Sebanyak 60 orang tersebut dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swab negatif Covid-19 dan telah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari,” ungkapnya (Sandi)