Kasus Covid-19 di Lampung Barat Meningkat, Ruang Isolasi RSUDAU Penuh

163

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT – Semakin bertambahnya warga yang terpapar Covid-19, di Kabupaten Lampung Barat (Lambar), membuat ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) dipenuhi pasien.

Dari tujuh ruang yang tersedia kini tidak ada satupun yang kosong, bahkan ruangan kelas I yang yang seyogyanya untuk perawatan pasien non Covid-19 kini dijadikan sebagai ruangan isolasi.

Direktur RSUDAU Widyatmoko Kurniawan mengungkapkan, ruang isolasi seluruhnya ditempati oleh pasien yang terpapar Covid-19 berdasarkan hasil Swab dan semuanya berasal dari Lambar.

“Sementara untuk ruangan kelas I yang sekarang dijadikan sebagai ruangan isolasi itu ditempati oleh pasien-pasien yang suspect Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Test dan masih menunggu hasil Swab keluar,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Gubernur Arinal Resmikan Jalan dan Serahkan Bantuan di Lampung Timur

Wawan, sapaan akrab Widyatmoko Kurniawan menjelaskan, ketika nantinya hasil swab pasien yang berada di ruangan Kelas I keluar dan hasilnya positif terpapar Covid-19 maka akan dipindahkan pada ruang isolasi, yang merupakan ruangan dengan tekanan negatif. Sementara meskipun ruangan isolasi dan klas I bersebelahan namun untuk perawat yang menangani itu tetap dibagi menjadi dua regu.

“Penanganan pasien di ruang isolasi dan ruang klas I itu sama, perawat menggunakan APD (alat perlengkapan diri) lengkap dan penerapan protokol kesehatan yang ketat, dan juga keluarga pasien tidak diperkenankan untuk menjenguk pasien yang sedang dalam isolasi,” jelasnya.

BACA JUGA:  Aksi Peduli Bhabinkamtibmas Polsek Bangunrejo Bersama Yayasan Ummi Romlah Mandiri

Terakhir Wawan mengungkapkan, pandemi Covid-19 belum berakhir, bahkan sejak beberapa waktu lalu jumlah yang terpapar cenderung mengalami peningkatan, karena itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan sehingga mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Sekarang ruangan isolasi penuh, dan kita terpaksa menggunakan ruang Kelas I, dan ketika nantinya jumlah pasien membludak, maka tidak menutup kemungkinan kita akan menggunakan GSG (Gedung Serba Guna) yang sebelumnya sudah disiapkan. Jadi jika tidak ingin di isolasi, maka saya imbau patuhi Prokes minimal memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan, ” pungkasnya. (Hendri)