Akibat Pandemi Covid-19, Jumlah PMI asal Mesuji ke Luar Negeri Merosot Tajam

39

HEADLINELAMPUNG, MESUJI – Setelah sempat naik pesat, akibat Pandemi Covid-19 jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Mesuji merosot drastis dari tiga tahun terakhir.

Hingga Januari 2021, terdata hanya dua orang yang mendaftarkan diri menjadi PMI.

Dijelaskan oleh Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Mesuji, Riprianto, jumlah tertinggi terjadi tahun 2019 yaitu sebanyak 478 orang yang meregistrasikan diri menjadi PMI dengan berbagai negara tujuan.

BACA JUGA:  Kades Sinarjati Beberkan Kriteria Warga Penerima BLT Dana Desa

“Akibat pandemi, beberapa negara menutup sementara kerjasama PMI dengan Indonesia termasuk Mesuji, seperti Taiwan dan Jepang, tahun 2018 terdapat 333 berkas registrasi yang kita terima, tahun 2019 meningkat drastis yaitu 478, namun masuk tahun 2020 merosot menjadi 140, nah untuk awal tahun 2021 baru terdata dua berkas,” jelas Riprianto Kepala Headline Lampung saat ditemui di ruang kerjanya (27/01/2021).

BACA JUGA:  Pemdes Penengahan Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Ia menambahkan, sebelumnya negara yang menjadi favorit tujuan PMI ialah Taiwan, setelah itu Hongkong, namun Terkait pandemi negara tersebut terpaksa tidak menerima pekerja dari luar untuk sementara.

“Ini berkaitan dengan pandemi, juga berdasarkan aturan masing-masing negara, untuk tidak menerima terlebih dahulu pekerja dari luar negeri, alhasil grafiknya terlihat jelas merosot signifikan,” tambahnya. (Rangga)