12 Warga Pesawaran Terjaring Operasi Yustisi, Sanksi Diberikan Sesuai Perda No:3/2020

29

HEADLINELAMPUNG, PESAWARAN-Tim Gabungan personel Polres Pesawaran dan Satpol PP melakukan Operasi Yustisi pemberlakuan pembatasan kegiatan untuk pengendalian penyebaran Covid-19, Minggu (31/1/2021) malam.

Operasi Yustisi yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Pesawaran, AKP Eko Rendi Oktama menerjunkan 21 personel kepolisian, dan 10 personel Satpol PP.

Operasi Yustisi Tim Gabungan Pencegahan Covid-19 tersebut, sesuai dengan Instruksi Bupati Pesawaran No:1/2021, tentang pemberlakuan pembatasan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

BACA JUGA:  Warga Tanggamus Positif Covid-19 Bertambah 1 Orang, Ini Riwayat Perjalanannya

Melalui rilisnya, Humas Polres Pesawaran AKP Aris Siregar mewakili Kapolres AKBP Vero Aria Radmantyo, Senin (1/2/2021) menjelaskan, sejumlah tempat yang menjadi sasaran Operasi Yustisi yakni, Alfamart Desa Wiyono, Tugu Pengantin, Rumah Makan Puti Minang, Indomart Desa Taman Sari Kecamatan Gedongtataan.

Aris mengatakan, dalam Operasi Yustisi petugas masih menemukan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (Prokes), dengan tidak menggunakan masker, dan tidak menjaga jarak.

“Sesuai Perda No: 3/2020 masyarakat yang melanggar diberikan sanksi berupa teguran agar tetap menerapkan Protkes,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Sembuh, Pasien Positif Covid-19 Asal Pringsewu Boleh Pulang

Bahkan, kata Aris, peringatan juga di sampaikan kepada pemilik tempat pusat keramain yakni, Rumah makan,
dan toko swalayan untuk menyediakan thermogun, hand sanitizer, dan tempat cuci tangan serta membatasi jam operasional sesuai Instruksi Bupati Pesawaran No: 1/2021.

“Dalam Operasi Yustisi, petugas berhasil menjaring 12 orang yang melanggar Prokes,” pungkasnya. (Yudhi)