Jalankan Perda No:3/2020, Pemkab Lamteng Bentuk Tim Gelar Operasi Yustisi

19

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH-Akibat Covid-19, tatanan kehidupan masyarakat berubah. Untuk itu, Pemkab Lampung Tengah (Lamteng) telah menerbitkan Perda No: 3/2020, tentang penerapan disiplin dan protokol kesehatan, pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Hal itu diungkapkan Sekda Nirlan mewakili Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto saat memberikan arahan operasi Yustisi di jalaman Pemda setempat, Senin (2/2/2021).

Nirlan mengatakan, dimulai dari Senin (1/2/2021) Pemda Lamteng memulai memggelar operasi yustisi.

Untuk itu, lanjutnya, tim operasi yustisi Pemkab Lamteng dibagi menjadi lima kelompok yakni, Kelompok 1 menggelar operasi yustisi di Kecamatan Terbanggibesar yang dipimpinya langsung, dan kelompok 2 melakukan operasi yustisi di Jecamatan Kalirejo dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Zulkifli.

Kemudian, kelompok 3 melakukan operasi yustisi di Kecamatan Kotaaajah yang di pimpin oleh Kajari Gunungsugih, kelompok 4, operaai yustisi di Kecamatan Bumiratu Nuban yang dipimpin Kapolres AKBP Popon, dan kelompok 5 melakukan operasi yustisi di kecamatan Terusanunyai yang dipimpin Dandim 0411/Lamteng, Letkol Andrianto.

BACA JUGA:  Dinas Sosial Luncurkan Program Metro Berdasi

Untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid 19, Sekda Lamteng Nirlan meminta agar masyarakat dapat disiplin dan mematuhi protokol kesehatan.

“Harus Disiplin, patuhi protokol kesehatan, karena itulah rumusnya supaya kita terbebas dari wabah Covid-19 ini,” tegasnya.

Nirlan menjelaskan, dalam pendisiplinan protokol kesehatan tersebut, bagi yang melanggar akan diberikan sangsi yang mendidi. Sedangkan operasi Justisia menurut Nirlan akan digelar selama 15 hari.

“Dimukai dari tanggal 1 s/d 15 Februari 2021, serentak di seluruh Wilayah Lampung Tengah,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam menggelar Operasi Yustisi tersebut, dilakukan secara bersama-sama oleh unsur Forkopimda.

“Jajaran dinas kesehatan, TNI, Polri dan ratusan anggota Sat Pol PP untuk ikut serta dalam operasi Justisia ini,” katanya.

BACA JUGA:  Kompor Gas Meledak, Rumah Warga Tanggamus Terbakar

Usai memimpin apel, sekertaris daerah Nirlan beserta rombongan yang tergabung dalam kelompok 1 langsung melakukan operasi Justisia Plaza Bandarjaya dan beberapa pusat perbelanjaan lainnya.

Saat menggelar operasi yustisi Nirlan mengatakan, bahwa pihaknya menemukan ada beberapa warga yang kedapatan berbelanja tidak memakai masker. Selain itu ada beberapa toko yang tidak menyiapkan fasilitas cuci tangan.

“Mengingat masih tahap awal yakni sosialisasi kepada pelanggar belum dikenakan sanksi. Namun jika hari berikutnya ada yang ditemukan tidak memakai masker dan toko tidak menerapkan protokol kesehatan. Akan diberi sangsi hukum sesuai dengan peraturan daerah nomer 3 tahun 2020. Tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan. Dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran virus corona covid 19,” tegas Nirlan. (Gunawan)