Wabup Pringsewu Ingatkan Kecamatan Gadingrejo Urutan Pertama Kasus DBD

16

HEADLINELAMPUNG, PRINGSEWU-Wakil Bupati (Wabup) Pringsewu, Fauzi menjadi pembina apel dilingkungan Puskesmas Gadingrejo Kabupaten setempat, Senin (1/2/2021).

Apel pagi yang juga dihadiri Camat Gadingrejo, Kepala UPT Puskesmas Gadingrejo, petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat serta diikuti para tenaga kesehatan dan ASN dilingkungan Puskesmas setempat.

Wabup Fauzi mengatakan, apel ini merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan awal tugas dalam rangka monitoring dan memberikan semangat kepada jajaran Puskesmas Gading Rejo.

Wabup mengajak seluruh jajaran Puskesmas Gadingrejo yang memiliki motto ‘Cermati’ (Cepat, Efisiens, Ramah, Melayani, Aman, Tepat dan Inovasi), untuk bersama-sama melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.
Terkait vaksinasi Covid-19, agar masyarakat diberikan pemahaman dan informasi yang benar, bahwa untuk saat ini memang diprioritaskan bagi para tenaga kesehatan.

BACA JUGA:  UMM dan Dinas Sosial Kota Metro MoU Masalah Psikososial

Namun, kata Fauzi, perlu diingat bahwa Kecamatan Gadingrejo saat ini menempati urutan pertama dalam jumlah penderita DBD terbanyak.

“Ini harus menjadi perhatian serius, jangan karena semua terkonsentrasi di Covid-19, tapi DBD luput dari perhatian”, katanya.

Fauzi juga mengungkapkan, bahwa di Kabupaten Pringsewu terdapat 10 desa yang selama dua tahun berturut-turut tidak terdapat penderita DBD.

BACA JUGA:  Tahun Ini, Target Retribusi IMB di Lampung Barat Capai 160 Persen

“Ternyata di desa-desa tersebut, rata-rata warganya banyak menanam pohon serai, yang merupakan tanaman yang tidak disukai oleh nyamuk. Karena itu, seluruh masyarakat diimbau juga untuk mulai dapat menanam tanaman serai wangi di sekitar tempat tinggal kita,” imbaunya.

Selepas apel pagi, Wabup Fauzi didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Moudy Ary Nazolla, Camat Gadingrejo, Joko Hermanto, dan Kepala UPT Puskesmas Gading Rejo Sobirin meninjau seluruh ruangan dan fasilitas pelayanan di Puskesmas Gadingrejo, serta berdialog dengan para pasien, dan tenaga kesehatan. (*/Mega/Akbar)