Pemprov Lampung Beri Santunan kepada Tiga Ahli Waris Korban Sriwijaya Air Jatuh asal Tubaba

79

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung memberikan uang tali asih sebesar Rp 15 juta kepada masing-masing ahli waris atau tiga keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu, Jakarta.

Gubernur Lampung diwakili Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Fahrizal Darminto mengungkapkan, selain mendapatkan bantuan dari Pemprov Lampung, ketiga keluarga korban asal Tulangbawang Barat (Tubaba) itu juga menerima bantuan sebesar Rp 50 juta dari Jasa Raharja wilayah Lampung dan Rp 1,5 miliar dari Sriwijaya Air.

“Ini merupakan suatu duka yang sangat mendalam. Semoga keluarga diberikan kesabaran dalam musibah ini dan bantuan ini bisa bermanfaat,” kata Fahrizal, di Ruang Abung, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (2/2/2021).

BACA JUGA:  Persiapan Libur Panjang, Ditlantas Polda Lampung Periksa Pelabuhan Bakauheni dan Jalan Tol

Dia juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada petugas dan Basarnas Lampung, yang telah ikut melakukan pencarian di Kepulauan Seribu.

Manager Sriwijaya Air, Darmando Purba, berjanji pihaknya akan memberikan santunan ke semua ahli waris keluarga korban.

“Namun saat ini baru bisa memberikan santunan kepada satu keluarga, yaitu pihak keluarga atau ahli waris dari Pipit Piyono, Beli Handayani sebesar Rp 1,5 miliar,” kata dia.

BACA JUGA:  Badak Lampung Resmi Kenalkan Pemain dan Jersey

Untuk santunan kepada dua keluarga lainnya, akan diberikan setelah proses persyaratannya selesai, juga masing-masing Rp 1,5 miliar untuk satu ahli waris.

“Nanti akan diberikan setelah proses administrasi selesai,” ujar Darmando.

Istr korban Sugiono Efendi, Kholifatul Saadah, mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi yang telah membantu dan memberikan dukungan, atas musibah yang dialami keluarganya.

“Terima Kasih untuk semua yang sudah membantu. Untuk santunan, insha Allah akan digunakan sebaik-baiknya untuk masa depan anak,” tuturnya. (Sandi)