Kakek Penderita Diabetes Cabuli Anak di Bawah Umur

28

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH-Seorang kakek penderita diabetes cabuli anak 10 tahun saat di Majid.

Sebelumnya, pelaku juga pernah melakukan hal yang sama dirumahnya terhadap korban saat menonton TV.

Karena menderita diabetes sang kakek hanya mampu mencabuli, tak sampai memperkosa korban. Setelah melampiaskan nabsunya pelaku memberikan uang 5.000 kepada korban, sambil mengancam agar tidak bercerita kepada keluarganya.

Hal itu dijelaskan oleh Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro.

AKP Edi Qorinas mengatakan, terungkapnya perbuatan Cabul SRN (78), warga kampung Sumberagung Kecamatan Seputihmataram Lamteng.

Menurut AKP Edi Qorinas, perbuatan pelaku terungkap berawal dari ulah sang kakek yang mencumbui Korban Mawar (10) bukan nama asli di Masjid, Desember 2020 silam.

BACA JUGA:  Inspektorat Tanggamus Lampung Sebut Satu Pekon di Talang Padang Selewengkan Dana Desa Rp 200 Juta

Aksi tidak senonoh kakek penderita diabetes tersebut diketahui oleh beberapa rekan korban. Salah satu rekan korban menceritakan kepada sang kakak korban bahwa adiknya dicumbui oleh SRN.

“Saat itu korban ditanya oleh ayuk dan ibunya, tentang apa yang diperbuat SRN pada korban. Korban dengan polos menceritakan perbuatan cabul yang dilakukan SRN, kepada keluarganya,” jelas Kapolsek.

Bak disambar petir di siang bolong keluarga korban mendengar pengakuan Mawar. Tak Terima dengan ulah pelaku, keluarga korban melaporkanya ke Polisi. Berbekal laporan dari keluarga korban pelaku diamankan oleh Unit PPA Polres Lamteng pada Minggu (31/1/2021).

Dikatakan Kapolsek, selain telah mencumbui korban saat berada di masjid, pelaku juga pernah melakukan hal serupa dirumahnya pada bulan Desember yang hari dan tanggalnya lupa.

BACA JUGA:  Satresnarkoba Polres Way Kanan Ringkus Pemuda Diduga Pengedar Sabu

Dijelaskan AKP Edi Qorinas, awalnya tersangka berada dirumah sedang menonton TV, tiba-tiba korban datang, dan duduk di tempat tidur di depan TV.
Melihat ada peluang, tersangka mendekati korban lalu mencium pipi sebelah kanan dan kiri Mawar

Kemudian, lanjutnya, usai menciumi korban tersangka berkata. “Jangan bilang ke bapak dan ibu nanti ramai”, dan memberikan uang Rp10 ribu kepada korban.

“Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Lamteng guna pengembangan lebih lanjut. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 atau 82 UU No: 17/2016,” pungkas AKP Edi Qorinas. (Gunawan)