Ketua PWI Lamteng: HPN Secara Daring tak Mengurangi Semangat Juang Jurnalis dalam Berkarya

20

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Tengah, menggelar rapat internal menjelang peringanltan Hari Pers Nasional yang akan digelar 9 Februari mendatangi di Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Menurut ketua PWI Lamteng Ganda Hariyadi puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan digelar pada 9 Februari mendatang di pusat di Ancol akan digelar secara virtual.

Ganda mengatakan pada HPN mendatang yang dipusatkab di Ancol dan dilakukan secara virtual dijadwalkan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo

“Meski peringatan HPN tahun ini secara daring, namun hal itu tidak akan mengurangi semangat perjuangan para jurnalis dalam memperjuangkan kebenaran melalui karya tulisnya, ” jelasnya.

BACA JUGA:  Koramil Sidomulyo Bersama Masyarakat Perbaiki Rumah Maulah

Dijelaskan oleh Ganda, puncak HPN tahun ini, akan dilaksanakan secara virtual, karena negeri sedang dilanda wabah virus Corona virus desaese19.

Meskipun secara virtual pelaksanaannya tidak akan mengurangi semangat jurnalis, untuk melaksanakan tugas sebagai jurnalis dalam menyampaikan informasi berita yang baik dan dan benar pada khalayak umum.

Rapat terbatas yang dilaksanakan di Graha PWI Lampung Tengah, jelas Ganda yang dihadiri sejumlah pengurus harian, dalam rangka mempersiapkan penyerahan penghargaan Tjindar Boemi dari PWI Lampung kepada Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto.

Bupati Lampung Tengah kata Ganda akan menerima penghargaan Tjindar Boemi dengan kategori ‘Pemerintahan.

“Sebagai Penggerak Pembangunan Bersama Rakyat,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Lamteng Ciptakan Obat Tangkal Virus Corona

Penghargaan tersebut akan diserahkan langsung oleh ketua PWI Lamteng (Ganda Hariyadi), diruang Comand Centre Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Tengah 9 Februari 2021 mendatang.

Ganda Hariyadi memaparkan sejarah lahirnya organisasi profesi wartawan (PWI), yang lahir tepat pada tanggal 9 Februari 1946 di Surakarta, Jawa Tengah.

“Untuk itu Tanggal tersebut dijadikan sebagai Hari Pers Nasional (HPN), ” terangnya.

Atas lahirnya PWI, tersebut jGanda, menegaskan wartawan Indonesia harus menjadikan dirinya. Menjadi wartawan yang tangguh, hal itu dibuktikan dengan tampilnya PWI, sebagai ujung tombak perjuangan Indonesia dalam menentang kembalinya kolonialisme dan negara lain yang ingin memporak porandakan NKRI. (Gunawan)