Pemkab Akan Jadikan Musrenbangcam Sarana Perkenalkan Ikon Wisata Tubaba

47

HEADLINELAMPUNG, TUBABA – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), akan menjadikan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai sarana memperkenalkan ikon dan filosofi bangunan wisata di kabupaten setempat.

Plt Kepala Bappeda Tubaba, Yudiansyah, mengatakan rencana field trip tersebut akan langsung dipandu oleh Bupati, Umar Ahmad, SP, memperkenalkan ikon-ikon kabupaten tentang sejarah, dan filosofi bangunan tersebut kepada para peserta Musrenbang diantara para kepalo tiyuh, unsur Uspika, perwakilan tokoh masyarakat, didampingi OPD terkait.

“Tidak dipungkiri, masih banyak masyarakat, aparatur pemerintah yang belum mengetahui soal sejarah dan filosofi bangunan-bangunan ikonik di Tubaba, atau bahkan mereka belum pernah mengunjunginya, harapannya dengan field trip ini mereka akan mendapatkan penjelasan gamblang dari bupati atau pemandu, sehingga peserta Musrenbang ini harapannya bisa kembali menjelaskan kepada masyarakatnya atau wisatawan yang datang ke Tubaba,” ungkap Yudiansyah, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/2/2021).

Sementara, lanjut dia, pelaksanaan kegiatan Musrenbang kecamatan dipusatkan di Taman Kota Budaya Uluan Nughik, Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, tidak dilaksanakan di kecamatan masing-masing.

BACA JUGA:  Pemkab Tubaba Serahkan Administrasi Kependudukan dan Akta Kematian Korban Sriwijaya Air Pipit Wiyono

“Pelaksanaan Musrenbang kecamatan pada tahun ini dilaksanakan secara berbeda, semua kecamatan akan melaksanakan Musrenbang di Kota Budaya Uluan Nughik dengan protokol kesehatan yang ketat, dan ini bisa kita dilakukan sesuai dengan acuan Permendagri nomor 86 tahun 2017,” jelasnya.

Dia mengatakan, walaupun tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, tidak menyurutkan Pemkab untuk terus menampung aspirasi, keinginan, dan harapan masyarakat secara langsung, untuk dituangkan dalam perencanaan pembangunan yang menjadi program prioritas di tahun 2022 mendatang.

“Sebab, melalui Musrenbang akan kita dapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang didasarkan pada masukan dari tiyuh/kelurahan. Masukan itu sekaligus sebagai dasar penyusunan rencana pembangunan kecamatan yang akan diajukan kepada SKPD yang berwenang sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah pada tahun 2022, yang akan dituangkan dalam musrenbang tingkat kabupaten rencana kita laksanakan pada Maret mendatang,” ulasnya.

BACA JUGA:  Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Simpang Tugu Pengantin Kabupaten Pesawaran

Menurut Yudi, dalam Musrenbang kecamatan ini, Bappeda menfasilitasi kecamatan, mengorganisasi penjadwalan seluruh pelaksanaan Musrenbang kecamatan, mempersiapkan tim pemandu, dan dokumen-dokumen yang relevan untuk penyelenggaraan Musrenbang kecamatan.

“Jadwal Musrenbang sedang diajukan ke Asisten I, pelaksanaannya nanti ada beberapa kecamatan yang digabung,” tutupnya.

Sementara itu, Plt Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra, Sofyan Nur, menguatkan dalam Musrenbang Kecamatan memang dirangkai dengan kegiatan field trip yang dilakukan usai Musrenbang dengan mengajak para kepalo tiyuh, perwakilan masyarakat, keliling memperkenalkan lokasi-lokasi wisata.

“Ini dimaksudkan agar para kepalo tiyuh, para peserta mengetahui filosofi, sejarah bangunan-bangunan ikonik di Tubaba sehingga nantinya mereka dapat menjelaskan kepada masyarakat dan wisatawan,” kata dia.

Sofyan menambahkan, Musrenbang kecamatan tahun ini ditarik ke kabupaten, dan beberapa diantaranya dilakukan penggabungan.

“Kalau rencana jadwal yang masuk ke kami, perdana dilaksanakan pada Rabu (10/2) mendatang dimulai oleh Kecamatan Tulangbawang Tengah, dan dihadiri bupati dan OPD-OPD terkait,” singkatnya. (dra/holidin/elan)