Dinas Pendidikan Tubaba Resmi Kukuhkan 10 Orang Penggerak Nenemo

101

HEADLINELAMPUNG,TUBABA-Dinas Pendidikan Tulangbawang Barat (Tubaba) telah resmi kukuhkan 10 Guru Pengerak Nenemo untuk tahun 2021,guna ikut membatu pemerintah daerah dalam memcerdaskan anak-anak Tubaba.

Ke 10 orang tersebut berasal dari beberapa daerah di indonesia yang telah mengikuti beberapa tahapan seleksi yang ketat yang dilaksankan oleh panitia.dan perlu diketahui guru Tubaba Cerdas atau pengerak nenemo pada waktu yang lalu sampat menerima penghargaan dari kompas sebanagai Best Program Alternatif, karena dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak-anak Tubaba.

Kepala Disdik Kabupaten Tubaba Budiman Jaya, S.STP, M.IP didampingi Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Rensi Pebreni, SE, M.Si mengatakan,  tugas utama para Penggerak Nenemo tersebut adalah mendorong kemajuan pendidikan di daerah setempat, dengan menitikberatkan pada pendidikan karakter bagi para pelajar.

BACA JUGA:  Soal Ambulans Muat KWH Meter Listrik, DPRD Pesibar Panggil PLN dan Dinas PMPTSP

“Dalam tugasnya, mereka akan mendampingi, membimbing, dan melatih para Guru Penggerak yang ada di sekolah-sekolah dalam penerapan pendidikan karakter bagi pelajar. Saat ini, kita sudah punya 245 guru penggerak yang tersebar di seluruh sekolah,”ungkapnya,  Rabu (10/2/2021)

Pendidikan karakter yang dimaksud, lanjutnya, yakni Nemen, Nedes, Nerimo – Sederhana, Setara, dan Lestari (Nenemo-SSL) yang telah dicanangkan sejak tahun 2019 oleh Bupati Tubaba, Umar Ahmad. Dengan penerapan pendidikan karakter ini secara konsisten, diharapkan akan tumbuh generasi Tubaba yang beridentitas Nenemo-SSL, pendidikan karakter diharapkan menjadi fondasi yang akan mempengaruhi perilaku dan kebiasaan-kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:  Dua Pemuda Terduga Pengguna Narkoba Dibekuk Satnarkoba Polres Tubaba

“Jadi, pendidikan karakter adalah fondasi pengenalan jati diri bagi anak-anak Tubaba, sehingga penumbuhkembangan karakter sangat penting dimulai dari sejak dini dan berlanjut pada usia anak memasuki sekolah. Nah, disinilah tugas dari Penggerak Nenemo dan Guru Penggerak untuk mengawal Pendidikan Karakter Nenemo-SSL agar berjalan dengan baik sesuai harapan di seluruh satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar,”tandasnya.

Daftar 10 Penggerak Nenemo tersebut yakni, Oktavia Yasmin (Jember-Jawa Timur), Sirli Kartika Putri (Jambi), Qudsiah Nur Avia (Jepara-Jawa Tengah), Mar’atis Sholikhah (Ngawi-Jawa Timur), Umi Nadzifah (Jember-Jawa Timur), Meidika Wahyu Utama (Oku Timur-Sumsel), Burhanuddin (Tanggamus), Indah Safitri (Bandar Lampung), Ravika Lisa Indra (Sumatera Barat), dan Nurjannah Siregar (Sumatera Utara). (Holidin/Elan)