Seratus Ribu Benih Ikan Air Tawar Akan Ditebar di Dua Kecamatan Tubaba

101

HEADLINELAMPUNG,TUBABA- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat(Tubaba), Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba). Akan menebar 100 ribu benih ikan air tawar di dua kecamatan yang ada dikabupaten setempat.

Hal tersebut perlu di lakukan Pemerintah Tubaba sebagai wujud perhatian pemerintah daerah kepada nelayan-nelayan air tawar yang ada di Tubaba, dikarenakan akhir-akhir ini banyak dari mereka yang mengeluh dikarenakan hasil tangkapan mereka sangat minim,terutama Ikan berjenis Baung dan Jelabat.

Rukiza Kepala Bidang Tangkap Dinas Kelautan dan Perikan kabupaten Tubaba mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan survei disetiap tiyuh yang ada di dua kecamatan yang telah mengajukan proposal untuk meminta bantuan benih ikan.

BACA JUGA:  Dinsos Tubaba Salurkan Bantuan Sembako Kementerian Sosial

“untuk saat ini kita dari dinas perikanan baru menerima dari dua kecamatan yang baru mengajukan prosal untuk meminta bantuan bemih ikan,”kata Rukiza, Kamis (11/2/2021)

Lanjutnya, dua kecamatan yang telah mengajukan yakni, kecamatan Gunung Agung dan kecamatan Tulangbawang Udik (TBU), yang mana dua kecamatan ini sudah mengajukan prosal sejak tahun 2020 kemarin.

Untuk itu, di tahun 2021 ini dua kecamatan saja yang mendapatkan bantuan benih ikan,

“benih ikan yang akan ditebarkan nanti yakni benih ikan jelabat dan ikan baung, yang mana benih ikan ini kita dapatkan dari Balai Banih Ikan (BBI) Provinsi Jambi,”terangnya

BACA JUGA:  Cegah Corona, MOI Lampung Utara Bagikan Masker

Selain itu dia juga mengharapkan, kepada masyarakat tubaba agar bisa menjaga ekosistem yang ada di perairan-perairan tubaba,agar hewan-hewan yang hidup di kali bisa tetap berkambang biak dengan baik.

“Saya juga mengaharapkan kepada masyarakat dan nelayan yang ada Tubaba agar bisa menjaga kalinya dari pencemaran lingkungan,sehinga berdampak kurangnya ikan di kali bahkan bisa membuat mereka punah.dan bagi nelayan pandai-pandai lah memilih alat penangkap ikan,jagan sampai alat yang mereka gunakan merusak ekosistem yang ada.”Harapnya (Holidin/Elan)