Laboratorium RSUDAU Lampung Barat Resmi Bisa Tes Spesimen Virus Corona

35

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT – Laboratorium milik Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) Liwa Lampung Barat (Lambar), saat ini melayani uji Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) melalui metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Hal tersebut disampaikan Direktur RSUDAU Lambar dr. Widyatmoko Kurniawan, Minggu (14/2/2021).

Ia mengungkapkan, uji sampel melalui metode RT PCR tersebut telah resmi beroperasi mulai Sabtu (13/2/2021). Sehingga kedepan hasil Dinas Kesehatan (Dinkes) Lambar tidak perlu lagi mengirim spesimen swab ke Bandar Lampung.

“Alhamdulillah, laboratorium kita sudah bisa untuk menguji Covid-19 dan sudah resmi sebagai laboratorium jejaring pemeriksaan RT PCR Covid-19,” ungkapnya.

Menurut Dokter Wawan, selain bisa melakukan pemeriksaan sampel swab dari 15 puskesmas yang dikirim melalui Dinas Kesehatan setempat, pihaknya juga bisa melayani sampel dari sejumlah daerah lainnya sesuai pembagian dari Dinkes Provinsi Lampung.

BACA JUGA:  Putus Penyebaran Covid-19, Pemkab Tubaba Akan Buat Regulasi tentang Penundaan Hajatan

“Untuk itu tidak menutup kemungkinan jika nanti di Kabupaten lain penuh, maka sampel mereka akan dikirim ke laboratorium kita, dan kita siap akan hal itu, tentunya tetap berdasarkan pembagian dari pihak Dinkes Provinsi,” ujar Wawan.

Selain sarana dan prasarana kata dia, termasuk juga SDM telah dipersiapkan dengan baik, yang memungkinkan melayani spesimen swab dengan jumlah banyak dalam seharinya. Dengan peralatan baru tersebut, maka Pemkab Lambar bisa lebih cepat mengetahui hasil Swab.

“Selama ini kita harus mengirimkan spesimen swab ke laboratorium ke luar daerah sehingga harus menunggu waktu antrian, karena banyaknya rumah sakit yang mengirim ke laboratorium tersebut, namun kedepan dipastikan Pemkab Lambar akan lebih cepat mendapatkan hasil, ” kata dia.

BACA JUGA:  Tujuh Warga Lampung Barat Konfirmasi Positif Covid-19, 23 Orang Rapid Test, 14 Swab

Lebih jauh Dokter Wawan menjelaskan, metode RT-PCR ini memiliki sensitifitas dan spesifitas cukup tinggi sekitar 95 persen. RT PCR ini dipakai di seluruh dunia untuk memastikan apakah sampel berupa swab yang diambil dari hidung atau tenggorokan pasien dites dan menunjukkan hasil positif atau negatif Covid-19.

“Metode ini open system atau sistem terbuka, dimana harus memerlukan reagen dan sampel pasien untuk dilakukan pemeriksaan. Tes ini relatif cepat, dan beberapa jam hasilnya sudah bisa diketahui,” pungkasnya. (Hendri)