Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2021, Wagub Lampung Minta Komitmen SKPD Jalani 33 Janji Kerja Gubernur

55

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Pejabat Pimpinan Tinggi dengan Gubernur, di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (16/2/2021).

Kegiatan yang dibuka Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim tersebut sebagai wujud nyata komitmen antara penerima dan pemberi amanah dalam merealisasikan program masing masing, yang terkait dengan 33 Janji Kerja Gubernur.

Dalam arahannya, wagub meminta seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pemprov Lampung untuk fokus dan mempunyai tekad merealisasikan apa yang dijanjikan dalam program masing masing.

“Perjanjian kinerja ini mempunyai konsekuensi yang sangat besar bagi setiap pimpinan, karena melalui perjanjian ini dapat dilakukan penilaian terhadap kinerja Saudara dan dapat dijadikan dasar dalam memberikan penghargaan (reward) ataupun hukuman (punishment),” ujar Chusnunia.

BACA JUGA:  Tiga Lagi Warga Lampung Meninggal Akibat Covid-19, Total 179 Orang, Positif 3.773 Kasus

Menurut wagub, seluruh pejabat dalam organiasi berkontribusi mengimplementasikan perjanjian kinerja yang ditandatangani ini.

Sebab akan menentukan kiprah kinerja perangkat daerah yang dipimpin dalam rangka mewujudkan visi Gubernur dan Wakil Gubernur yaitu Lampung Berjaya.

“Mohon kerja sama kita semua dalam membantu gubernur untuk bisa bekerja membawa Provinsi Lampung ini menjadi lebih baik lagi,” ujar Chusnunia.

Meskipun penilaian kinerja hanya hal teknis dan penghargaan bukan hal utama yang dicari, tapi tidak ada salahnya standar-standar penentuan dalam penilaian itu turut dipenuhi untuk bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang dipercayakan dan tanggung jawabnya.

BACA JUGA:  Gubernur Lampung Hadiri Haul Ke-104 Zainal Abidin Pagaralam

Semua itu menggunakan anggaran sesuai dengan rencana yang ditetapkan agar bisa mewujudkan visi Lampung Berjaya.

Kepala Biro Organisasi Lukman, yang juga Ketua Panitia Pelaksana acara tersebut, mengatakan kegiatan ini sebagai wujud nyata komitmen antara penerima dan pemberi amanah.

“Tujuannya untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparasi dan kinerja aparatur,’jelasnya.

Selain itu menjadi tolok ukur kinerja, dasar evaluasi kinerja aparatur dan sebagai dasar penilaian keberhasilan atau kegagalan pencapaian tujuan serta sasaran organisasi.

Juga sebagai dasar pemberian penghargaan dan sanksi. (*)