Pedagang Lontong Jadi Korban Perampasan Motor di Abung Selatan Lampung Utara

152

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG UTARA – Pelaku kejahatan jalan raya kembali beraksi, di jalan lintas Sumatera Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (17/2/2021) sekira pukul 05.40 WIB.

Kali ini sasarannya seorang penjual lontong, Eti Gustati (49) warga dusun Kudus, desa Penagan Ratu, kecamatan Abung Timur, yang menjadi korban perampasan sebuah sepeda motor.

Menurut wanita separuh baya berprofesi sebagai pedagang lontong tersebut mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat dirinya sedang menuju pasar Propau desa Bandar Kagungan Raya, Abung Selatan dengan mengendarai kendaraan jenis roda dua untuk berdagang lontong. Tiba di jalan lintas Sumatera tepatnya di sekitar perbatasan desa Kalibalangan dan desa Bandar Kagungan Raya Abung Selatan, tiba-tiba kendaraannya dipotong oleh dua orang yang berboncengan dengan menggunakan kendaraan roda dua dimana keduanya mengenakan helm dan masker.

BACA JUGA:  Polisi Bekuk Buronan Pengedar Sabu

Kemudian, lanjut Eti, kedua orang tersebut mendekati kendaraannya dan langsung mencabut kunci kontak motor yang dikendarainya.

Setelah itu, saat motornya terhenti, salah seorang pelaku langsung menerjang Eti, sampai dirinya terpental hingga ketengah jalan aspal dan sejurus kemudian motor miliknya langsung dirampas oleh pelaku sembari mengacungkan senjata api kearah korban dan pelaku juga menghardik agar korban serahkan handphone-nya.

Melihat drama pelaku tersebut, Eti Gustati menjadi takut dan menjelaskan kepada Pelaku bila dirinya tidak ada membawa handphone.

BACA JUGA:  Tekab 308 Polres Tulang Bawang Tangkap Pelaku Curat Spesialis Mobil Pick Up

Kemudian Pelaku langsung membawa kabur motor matic jenis Honda Beat tahun perakitan 2019 warna hitam bernomor mesin JF21E3050349, Nopol BE 4885 KD milik korban.

“Dua orang pelaku itu setelah merampas motor saya, langsung kabur ke arah Kotabumi. Saat itu suasana TKP saat itu masih sepi, saya menjerit minta tolong dan warga sekitar lokasi kejadian langsung datang menolong saya. Sampai sekarang saya masih trauma dan ketakutan terbayang aksi kedua pelaku tadi,” ungkap Eti Gustati kepada wartawan saat ditemui kediamannya.

Kemudian korban menambahkan bila pihaknya telah melaporkan secara tertulis kejadian tersebut ke Polsek Abung Selatan. (ica/dra)