Kunker ke Lapas Rajabasa, Wakil Ketua DPR Minta Bersihkan Peredaran Narkoba, Ini Kata Kakanwil

31

HEADLINELAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Bidang Hukum, HAM, dan Keamanan, Adies Kadir melakukan kunjungan kerja ke Lapas Rajabasa bersama rombongan anggota Komisi III serta didampingi Kakanwil Kementerian Hukum dan Ham Lampung, Danan Purnomo dan Kalapas Rajabasa, Maizar, Rabu (17/2/2021) sore kemarin.

Adies Kadir meminta Kanwil KemenkumHAM Lampung agar dapat melakukan perbaikan terhadap beberapa oknum terkait maraknya peredaran atau pengendalian narkotika dari dalam Lapas.

“Masih banyak yang terdapat oknum-oknum yang harus dibersihkan dan perbaikan terhadap beberapa oknum-oknum juga,” katanya saat memimpin kunjungan kerja ke Lapas Kelas IA Rajabasa, Bandarlampung.

BACA JUGA:  HUT ke-74 TNI, Polresta Bandarlampung Beri Layanan Gratis Kodim 0410

Menurut dia, narkotika telah menjadi perhatian Komisi III saat melaksanakan rapat dengar pendapat beberapa waktu lalu.

Hal-hal yang berkaitan dengan narkotika, ia minta agar segera bersama-sama menuntaskan sehingga tidak ada lagi peredaran maupun pengendalian narkotika dari dalam. “Hal-hal itu (narkotika) yang menjadi perhatian kita,” kata dia.

Kadir menambahkan untuk mengantisipasi adanya peredaran dan pengendalian narkotika, pihaknya juga meminta Kanwil KemenkumHAM Lampung agar dapat menyiapkan alat deteksi handphone. “Kami juga minta alat deteksi handphone di ruangan harus disiapkan,” kata dia lagi.

Terpisah, Kakanwil Kementerian Hukum dan Ham Lampung, Danan Purnomo mengatakan kami tetap konsisten menjaga lapas dan rutan yang tersebar di kabupaten kota dalam pelanggaran yang terjadi seperti narkotika, khususnya lapas Rajabasa.

BACA JUGA:  Update Kasus Covid-19 Bandar Lampung 10 Juni 2020: Pasien Positif Corona Bertambah Dua, Warga Kecamatan Panjang

“Kalau ada indikasi petugas lapas dan rutan melanggar. Maka akan kita tindak tegas sesuai aturan berlaku. Seperti dipecat secara tidak hormat, ” tegasnya

Danan berdalil, bahwa semua Kalapas dan rutan tidak henti-hentinya untuk mencegah narkoba masuk di dalam. Jangan sampai terjadi hal serupa.

“Oleh karenanya lapas dan rutan terus berupaya melakukan razia rutin kepada napi, serta melakukan tes urine kepada pegawai lapas dan rutan, ” tutup dia. (*/Ayu)