Masyarakat Pesawaran Diminta Waspada Cuaca Ekstrem di Musim Hujan

12

HEADLINELAMPUNG, PESAWARAN-Masyarakat di wilayah pegunungan dan dataran rendah diminta Waspada dalam menghadapi cuaca Extrim di musim penghujan

Hal ini di katakan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran Mustari,

“Kepada Masyarakat Dikabupaten Pesawaran Khususnya Diwilayah Pegunungan Dan Dataran Rendah Agar Selalu Waspada Dalam Menghadapi Cuaca Extrim Dimusim Penghujan.”

Yang pertama BPBD pesawaran sudah memberikan Warning kepada masyarakat, Stakeholder, para camat Dan para kepala desa, termasuk perusahaan – perusahaan yang bergerak dibidang publik, untuk mengantisipasi jika terjadi hujan deras Debit air yang tinggi guna mencegah terjadinya longsor dan bencana banjir, kata mustari Saat Dijumpai Ditempat kerjanya, Kamis (18/2/21).

” Semua sudah kami sampaikan baik secara tertulis maupun lisan, Artinya yang pertama harus Dilakukan Adalah membersihkan areal disekitar kita Drainase Drainase dilingkungan kita jadi itulah yang kami harapkan kepada masyarakat pesawaran,” ujarnya.

Menurut nya, Dilain pihak bagaimana caranya kepada para camat para kepala desa menjadikan Program untuk bergotong royong karna sumber mampetnya air itu dari drainase dilingkungan kita, ungkap Mustari.

BACA JUGA:  Proyek Rekontruksi Bencana Rp 12,2 Miliar Bermasalah, DPRD Tubaba akan Panggil Rekanan

” Nah kalau drainasenya sudah kita bersihkan dan sudah bagus, insya Allah tidak adalagi penyumbatan penyumbatan air,”

Ditambahkannya, untuk wilayah rawan bencana secara umum hampir ada lima kecamatan tapi tidak semuanya, yang sering terjadi banjir kalau hujan turun dengan deras,
Tapi beberapa waktu yang lalu ada dua kecamatan, 1 di kecamatan waylima, dan satu lagi di kecamatan Gedong tataan,

” untuk kecamatan waylima bila curah hujan tinggi maka terjadi genangan air, bukan terendam ya, tergenang sama terendam berbeda,”

Artinya Kami sudah sampaikan kepada masyarakat untuk selalu waspada terutama bagi masyarakat yang berada didaerah langganan banjir seperti Di kecamatan waylima, daerah rawakijing baturaja, Sindang garut memang daerah itu langganan banjir jika musim penghujan karna tempat jalan airnya cekung dan ada perbukitan nya sehingga menjadi tempat air dan meluap, ungkap mustari.

BACA JUGA:  Satu Orang Dinyatakan Positif Covid-19, 18 Pegawai DLH Lampung Barat Rapid Antigen

Mustari berharap, sama seperti daerah di desa bagelen Karna daerah itu dataran terendah jika curah hujan tinggi ditambah air dari pegunungan bisa berakibat banjir, untuk itu kami berharap kepada masyarakat yang menjadi langganan banjir untuk dapat membersihkan Drainase Drainase disekitar lingkungannya, imbau mustari.

Kendati demikian” harapan saya kepada Dinas PU binamarga provinsi juga Dinas PU binamarga Kabupaten Setiap pembuatan Jalan atau perbaikan jalan kalau bisa satu paket dengan Drainasenya, jangan hanya memperbaiki jalan nya saja tapi tidak memperbaiki Drainasenya, harapan saya Drainasenya pun diperbaiki, dan mudah -mudahan masyarakat pesawaran semakin dewasa karna pesawaran ini semua bencana bisa ada dan terjadi, seperti bencana tanah longsor, bencana banjir, bencana Tsunami untuk yang dipesisir pantai Dan seperti yang baru terjadi beberapa waktu lalu yakni bencana angin puting beliung, ungkapnya. (Yudhi)