Diduga Miliki Narkoba, Pedagang Kasur Keliling Diamankan Polsek Terusanunyai

40

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH-Berkah Jumat, dihari keenam Operasi Cempaka Krakatau 2021, Polsek Terusanunyai meringkus pedagang kasur karena diduga telah menyalahgunakan narkoba.

Dari hasil pengembangan polisi selain mendapatkan narkoba jenis sabu-sabu, dan senjata api (senpi) rakitan laras panjang (locok), Jumat (19/2/2021).

Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Terusanunyai IPTU Santoso mewakili Kapolres Lampung Tengah (Lamteng), AKBP Popon Ardianto Sunggoro.

Menurutnya, menjelang sholat Jumat, personil Polsek Terusanunyai melakukan patroli di Jalan Lintas Timur (Jalintim) mendaptkan informasi ada penjual kasur keliling yang baru saja menggunakan sabu-sabu.

Ia mengatakan, dari informasi yang berhasil dihimpun mobil pick up sedang melaju dari arah Gunungbatin menuju Bandar Lampung.

“Tepat di kampung Gunungagung mobil pick up tersebut berusaha kabur, karena melihat ada mobil patroli polisi dibelakangnya,” jelasnya.

Selanjutnya, disaat mobil pick up bermuatan kasur tersebut berusaha kabur sambil membuang bungkusan plastik keluar.

“Saat itu mobil tersebut kami berhenti dan meminta penumpang didalamnya untuk memungut plastik yang ia buang,” terang IPTU Santoso.

BACA JUGA:  Polsek Talang Padang Tangkap Dua Pelaku Pencuri Pisang

Saat dibuka jelas Kapolsek pelastik tersebut berisikan krital putih yang diduga Narkoba jenis shabu-shabu.

“Pengemudi tersebut langsung kita inteogasi darimana dia mendapatkan shabu tersebut. Dan dari hasil oengakuanya didapat dari seroang warga di kampung Gunungbatin,” ujarnya.

Dari hasil pengembangan kata Kapolsek kedua pedagang kasur keliling tersebut adalah ESG (44) ALIAS Edi dan FMH alias Fahri (19) keduanya waarga Dusun II Desa Jatimulyo Kampung Selatan. Mendapatkan barang haram memabukan itu dari seorang warga Kampung Gunungbatin Ilir.

Namun kehadiran polisi kerumah warga yang diduga menjual shabu kepada kedua pedagang kasur keliling tersebut diketahui oleh si pemilik rumah.

“Orangnya langsung kabur saat melihat kami datang,” imbuhnya.

Karena pemilik rumahnya kabur, polisi meminta aparatur kampung dan keluarga menyaksikan polisi melakukan penggeledahan dirumah warga yang diduga menjual Narkoba kepada kedua warga Jatimulyo Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

BACA JUGA:  Tiga Pejabat Pemkab Tubaba Positif Covid-19

Betapa kagetnya polisi dari dalam rumah itu petugas menemukan tiga pucuk senpi rakitan karas panjang berikut sembilan butir amunisi. Kemudian, polisi juga menyita dua pucuk kayu, dan beberapa potongan besi.

“Saat ini kedua orang tersangka dan barang-bukti Narkoba Sempit rakutant serta amunisi diamankan di Mapolsek Terusanunyai guna pengembangan lebih lanjut,” tegasnya.

Dua Pelaku Kami dijerat dengan pasal 112 ayat ( 1 ) dan atau Pasal 127 ayat (1) hurup (a) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman dan atau setiap penyalahguna narkotika Golongan I bagi diri sendiri Dipidana dengan hukuman penjara selama 4 sampai 12 Tahun Penjara.

“Untuk temuan senjata api laras panjang Jenis locok pelakunya dalam pengejaran petugas. Karena diduga telah melanggar UU Darurat No 12 tahun 1951, Pasal 1 ayat (1),” pungkasnya. (Gunawan)