Akhirnya Iwan, Napi Kabur Ditangkap Petugas Lapas Kelas IIB Gunungsugih di Jakarta

894

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH-Berakhir sudah pelarian Napi kasus 363 tangkapan Polsek Seputihsurabaya November 2020 lalu, yang divonis Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) 20 bulan kurungan.

Melarikan diri saat menjadi Tamping (bersih-bersih), Selasa (23/2/2021), kembali ditangkap di kontrakan istrinya di Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Iwan Winata (28), warga Kampung Gayabaru III (GB III) Kecamatan Bandarsurabaya gagal menghirup udara bebas, karena dalam pelarian dari Lapas Kelas II B menuju Jakarta terendus petugas.

Dalam pelarianya Iwan Winata sempat menginap semalam di kontrakan istrinya, namun kebebasanya menghirup udara bebas dan ingin selalu dekat dengan istri hanya berlangsung beberapa jam.

Selanjutnya, petugas dari Lapas Kelas II B Gunungsugih Kabupaten Lamteng datang menjemput dan memboyongnya kembali untuk menyandang predikat Napi Kabur.

Hal itu diungkapkan oleh Kalapas Kelas II B Gunungsugih Lamteng, Denial Arif A.

BACA JUGA:  Kasat Narkoba Polres Lampung Utara Benarkan Dua Oknum Anggota Satpol PP Ditangkap Kasus Narkoba

Menurutnya, untuk mendeteksi keberadaan Napi yang divonis 20 bulan tersebut melarikan diri saat bekerja bersih-bersih kebun (tamping), Selasa (23/2/2021). Pihaknya, berkoordinasi dengan Polres Lamtebg dan Intelijen. Sejak saat itu, Iwan Winata menjadi orang yang paling dicari oleh pihak Lapas Gunungsugih.

Denial mengatakan, petugas sempat mencari Iwan kerumah orang tuanya yang ada di Gayabaru. Namun, Iwan tidak ada ditempat. Petugas tak menyerah begitu saja, terus bergerak menghimpun berbagai informasi sambil melakukan pencarian.

Setelah mendapatkan informasi dari warga bahwa istri Napi kasus pencurian dengan pemberatan tersebut Urbam ke Jakarta sejak Iwan Winata mendekam di penjara.

Naluri petugas mengarah ke kontrakan istri napi tersebut. Dibawah pimpinan Kalapas Denial Arif dan KPLP Ahmad Walid, beserta Timsus melesat ke Jakarta.

BACA JUGA:  Polres Tanggamus Gelar Patuh Krakatau 2020

“Dari informasi yang berhasil kita dapat. Istri Napi ini merantau ke Jakarta sejak Iwan ditangkap Polisi,” jelasnya.

Tak ingin orang yang paling diburunya semakin jauh, Kalapas dan KPL langsung memimpin penjemputan terhadap Iwan Winata di kontrakan istrinya di Jakarta.

Kalapas menjelasksn, Iwan Napi yang ngabur tersebut terbelalak kaget seakan tak percaya orang yang datang ke kontrakan istrinya tersebut ternyata petugas dari Lapas Kelas II B, Gunungsugih, untuk menangkapnya kembali.

“Setelah kami temukan di persembunyianya, Iwan Winata kami bawa kembali ke Lapas Gunungsugih untuk menjalani hukuman,” tegasnya.

Iwan Winata karena ulahnya nekat kabur terancam dicabut hak-haknya sebagai warga binaan.

“Iwan menjalani hukuman resmi setahun lapan bulan, tanpa ada potongan. Selain itu ada hukuman kurungan pisik, ” pungkasnya. (Gunawan)