Satresnarkoba Polres Tanggamus Gulung Empat Tersangka Jaringan Peredaran Narkoba di Kota Agung

14

HEADLINELAMPUNG, TANGGAMUS – Empat tersangka jaringan peredaran gelap narkoba jenis sabu di Kecamatan Kota Agung, digulung aparat Satresnarkoba Polres Tanggamus.

Keempat orang tersebut memiliki peran masing-masing.

Agung (31) warga Kelurahan Baros ditangkap dengan barang bukti satu plastik klip berisi sabu seberat 0,20 gram, yang ditaruh dalam bungkusan kotak rokok.

Agung ditangkap saat membeli sabu dari Zulkarnain alias Ungut (34) warga Kelurahan Baros.

Dari tangannya turut diamankan tiga plastik klip berisi sabu dengan berat bruto 0,53 Gram dan satu unit ponsel sebagai alat komunikasi dalam bertransaksi.

Kemudian petugas melakukan pengembangan asal sabu dan menangkap Noviar (29 warga Kelurahan Baros, di rumah kontrakannya, kawasan Kelurahan Kuripan.

Saat menangkap Noviar, petugas juga turut menangkap Ari Apriadi (31) warga Kelurahan Pasar Madang, yang diduga menjadi kaki tangan Noviar dalam jaringan peredaran sabu tersebut.

BACA JUGA:  Polsek Wonosobo Tangkap Dua Remaja Pelaku Curas

Dari hasil penggeledahan di rumah kontrakan yang dihuni keduanya, petugas mengamankan barang bukti dua plastik klip berisi sabu dengan berat bruto 0,37 gram, dua bundle plastik klip kosong, dompet, timbangan digital dan ponsel.

Kaur Binops Satresnarkoba Polres Tanggamus Iptu Ujang Srikandi mengungkapkan, para tersangka ditangkap dalam serangkaian penyelidikan dan informasi masyarakat, bahwa di Jalan Raya Kelurahan Baros sedang ada transaksi penjualan sabu.

“Lalu petugas mengamankan Agung dan Zulkarnain saat berada di Jalan Raya Baros pada Rabu (3/3/21) pukul 17.30 Wib,” ujarnya, didampingi Kanit Idik Satresnarkoba Polres Tanggus Ipda Rudi Khisbiantoro, mendampingi Kapolres AKBP Oni Prasetya, Sabtu (6/3/21).

Ujang menjelaskan, berdasarkan keterangan Noviar selaku urutan teratas dalam peredaran narkoba tersebut terungkap, dia membeli narkoba di Kecamatan Pugung dari seseorang yang telah dikantongi identitasnya.

BACA JUGA:  Maling Kuras Isi Toko Sembako Milik Rusmadi

“Dalam pembelian terakhir sebesar Rp1 juta, Noviar berkomunikasi melalui jaringan telfon dan bertemu di salah satu SPBU Kecamatan Pugung,” terangnya.

Selain menjual, Noviar juga memakai keuntungan pembelian sabu dengan memakainya bersama teman-temannya di kos-kosnya di Kelurahan Kuripan.

“Terakhir, Noviar membeli paket Rp1 juta. Beberapa paket lalu dipecah dan telah terjual. Sisanya ada yang dipakai bersama-sama temannya,” jelasnya.

Saat ini para tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Tanggamus, guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, keempat tersangka terancam pasal 112 subsider 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman minimal 4 tahun penjara,” kata Ujang. (*/Andi)