Hadiri Rembuk Stunting, Ini Penjelasan Bupati Adipati Surya

18

HEADLINELAMPUNG, WAY KANAN-Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya (RAS) menghadiri Rembuk Stunting yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Pemda Way Kanan, Selasa (16/03/2021).

Bupati RAS mengatakan, bahwa periode tahun 2020-2024 merupakan tahapan terakhir dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025, sehingga merupakan periode pembangunan jangka menengah yang sangat penting dan strategis.

Menurutnya, adanya RPJMN 2020-2024 akan memengaruhi pencapaian target pembangunan dalam RPJPN, di mana pendapatan perkapita Indonesia akan mencapai tingkat kesejahteraan setara dengan negara-negara berpenghasilan menengah atas (Upper-Middle Income Country) yang memiliki kondisi infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, serta kesejahteraan rakyat yang lebih baik.

BACA JUGA:  DPRD Way Kanan Gelar Sidang Paripurna Penyambutan Bupati dan Wakil Bupati Periode 2021-2024

RAS menambahkan, sesuai dengan RPJPN 2005-2025, sasaran pembangunan jangka menengah 2020-2024 adalah mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur melalui percepatan pembangunan di berbagai bidang dengan menekankan terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif di berbagai bidang yang didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

“Untuk Tatanan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil dan makmur, khususnya dalam bidang kesehatan salah satunya ditandai dengan Status kesehatan dan gizi masyarakat yang semakin meningkat serta proses tumbuh kembang yang optimal, yang ditandai dengan meningkatnya Umur Harapan Hidup (UHH) dan Healthy Adjusted Life Expectancy (HALE),” jelasnya.

BACA JUGA:  GGF Bersama Kemenkes dan HHI Dukung Program Indonesia Tangguh

Ditambahkanya, hal itu merupakan sasaran pokok RPJMN 2020-2024. prevalensi stunting di Kabupaten Way Kanan telah terjadi penurunan dari 36,07% tahun 2018 (Riskesdas 2018), dan pada tahun 2019 menjadi 27,7% (SSGBI 2019).

“Penurunan stunting, tidak semata tugas sektor kesehatan karena penyebabnya yang multidimensi, tetapi harus melalui aksi multisektoral,” pungkasnya.

Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD, Sekda, Ketua Tim Penggerak PKK Way Kanan, Ketua Darma Wanita dan Camat se-Kabupaten Way Kanan. (Apriydi/Migo)