Gelar Musrenbang, Bupati Lampung Barat Berjanji Tuntaskan Pembangunan Tertunda

26

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG BARAT-Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2022, yang dipusatkan di Lapangan kantor Bupati Lambar, Rabu (17/3/2021).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Provinsi Lampung Ir. Mulyadi Irsan MT melalui Video Conference (Vicon) dan dihadiri Langsung Bupati Lambar H. Parosil Mabsus, Wakil Bupati Mad Hasnurin, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lambar Edi Novial, Kapolres Lambar AKBP Rachmat Tri Haryadi S.Ik, Dandim 0422/LB Letkol Benny Setiawan, Kajari Lambar Riyadi, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kementerian agama, Ketua TP PKK Lambar Partinia Mabsus, Sekretaris Daerah Akmal Abd. Nasir, beserta seluruh Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah Lambar serta Camat se-Kabupaten Lambar.

BACA JUGA:  Mayat Pria Anonim Ditemukan di Bekas Kantor Polhut Pringsewu

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan, musrenbang tersebut merupakan wadah atau tempat dalam merencanakan pembangunan, tempat mencari solusi dan tempat menyalurkan inovasi dalam langkah mensejahterakan masyarakat.

“Terimakasih kepada seluruh unsur forkopimda, Ketua DPRD dan seluruh jajaran telah memberikan ide, pemikiran dan gagasan. Tentunya dalam memberikan evaluasi terkait pembangunan di Lambar,” ujarnya.

Terkait dengan banyaknya pembangunan yang tertunda lanjut Parosil, akibat dampak wabah covid-19 sejak tahun 2020 lalu, sehingga masih banyak PR yang mesti dituntaskan. Sebagai contoh terhentinya pembangunan lamban budaya dan terganggunya pembangunan infrastruktur jalan yang ada di (3) tiga Kecamatan.

BACA JUGA:  Takut Covid-19, ASN Lampung Tengah Pilih Tidak Masuk Kantor

“Namun saya berjanji, di tahun 2022 mendatang pemerintah akan menyelesaikan persoalan tersebut, dengan melanjutkan pembangunan lamban budaya dan akan memantapkan infrastruktur jalan di 3 kecamatan, yaitu di kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Batu Ketulis dan jalan penghubung antara Kecamatan Batu Brak dan Kecamatan Suoh/BNS,” kata Parosil.

Selain itu, Parosil juga meminta seluruh Camat dan para Lurah dan Peratin se-Kabupaten Lampung Barat untuk selalu tampil inovatif dalam membangun pekon dan kemudian dapat menggunakan Dana Desa (DD) sebaik-baiknya.

“Saya minta camat dan peratin untuk inovatif, kembangkan potensi pekonnya, mungkin ada desa wisatanya dikembangkan. Kemudian alokasikan Dana Desa sebaik-baiknya dalam rangka memantapkan potensi yang ada di pekon masing masing,” pungkasnya. (Hendri)