ABG Asal Lamteng Diperkosa Pacar Ibunya Sejak Usia 13 Tahun

2246

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH-Kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), kembali terungkap.

Kali ini, dugaan kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur dibeberkan oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Lampung Lamteng.

“Penderitaan kejahatan seksual tersebut, dialami oleh Mawar (16) bukan nama sebenarnya, yang diduga diperkosa oleh YG (29), warga dusun Karanganyar Subing Kampung Terbanggisubing, Kecamatan Gunungsugih Kabupaten Lamteng,” kata Ketua LPA Lamteng,
Eko Yuwono, Senin (22/3/2021).

Ironisnya, kata Eko, pelaku YG adalah pacar WT (34), ibu korban Mawar, yang menjadi korban kejahatan seksual oleh pelaku sejak usia masih 13 tahun.

Menurut Eko, sesuai pengakuan korban Mawar, pelaku YG melakukan perbuatan bejat tersebut, sejak usianya masih 13 tahun, dan masih sekolah tingkat SMP.

“Pelaku mengajak Mawar kedalam kamar. Sesampainya didalam kamar, korban diajak berhubungan intim oleh pelaku, dan korban menurut saja karena belum tahu jika perbuatan itu dilarang, ” jelasnya.

Kemudian, kata Eko, puas melampiaskan nafsunya pelaku mengancam korban untuk tidak menceritakan perihal yang dilakukannya kepada siapapun.

BACA JUGA:  Polisi Tangkap Tiga Pelaku Penipuan di Toko Fotocopy

“Setia situasi sepi, pelaku selalu memanfaatkanya untuk melampiaskan nafsu kepada calon anak tirinya,” jelas Eko.

Setahun berjalan, kata Eko, ibu Korban Mawar memutuskan untuk memgadu nasib menjadi TKW di Taiwan.

“Keberangkatan WT ibu korban ke Taiwan, dimanfaatkan pelaku karena semakin leluasa,,” imbunya.

Menurut Eko, 1 tahun dirantau WT selalu mengirim uang ke pelaku, bahkan YG diberikan modal untuk membuka usaha pertokoan di Metro.

“Ternyata di toko itu, sering dijadikan tempat oleh YG untuk menggagahi korban. TKP-nya banyak ada yang dirumah neneknya, di hotel bahkan di toko tempatnya usaha,” katanya.

Dikatakan Eko, sejak kelas 1 SMP hingga.1 SMA Mawar dijadikan YG sebagai pemuas nabsu birahinya.

Namun, belakngan Ibu kandung Mawar segera kembar ke tanah air karena kontraknya sebagai TKW habis.

Hal itulah yang membuat hati dan pikiran. Mawar gundah-gulana, karena tidak enak makan dan tidur merasa bersalah kepada ibunya.

BACA JUGA:  Polsek Banjaragung Bekuk Pelaku Curat

“Karena tidak rela ibunya dinikahi oleh YG, orang yang selama ini telah mencabulinya. Korban, menceritakan peristiwa tersebut kepada neneknya, ” ujar Eko.

Kemudian, setelah mendengar cerita cucuknya, Nenek korban kaget dna merasa tidak percaya perbuatan bejat yang dilakukan YG.

“Akhirnya, keluarga korban konsultasi ke LPA dan melaporkan pelaku ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Lamteng. Alhamdulilah, pelaku sudah diamankan, oleh pihak kepolisian, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tukasnya.

Eko Yuwono mengimbau, masyarakat agar terus meningkatkan perhatian terhadap putra-putrinya, agar tidak menyesal akhirnya.

Karena, kata Eko pelaku kejahatan seksual terhadap anak di Lamteng 90 persen adalah orang dekat.

Ketua LPA, memaparkan kondisi Lamteng terkait kejahatan seksual terhadap anak semakin menghawatirkan.

“Kalau kita semua tidak bergandengan tangan, memutus mata rantai kejahatan seksual yang korbanya anak-anak maka kasus serupa akan terus terjadi,” tegasnya.

Ditambahkan Eko, saat ini LPA Lamteng telah menangani 29 kasus kejahatan seksual terhadap anak, dan enam diantara korbanya hamil. (Gunawan)