DPO Maling Sapi Dibekuk Polres Lampung Tengah

23

HEADLINELAMPUNG, LAMPUNG TENGAH-Terhenti sudah pelarian MHD alias Hadi (30), warga Dusun Kertarejo Kampung Karangjawa, Kecamatan Anak Ratu Aji Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), setelah sebutir timah panas dihadiahkan polisi ke kakinya.

Pelaku Hadi terpaksa ditembak polisi, karena berusaha kabur, dan melawan petugas saat akan ditangkap, Senin (22/3/2021).

Hal itu diungkapkan oleh Kasat Reskrim AKP Edy Qorinas mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro.

Menurut AKP Edy Qorinas, pihaknya terpaksa melumpuhkan pelaku spesial curi ternak tersebut. Pasalnya, Hadi berusaha kabaur dan melawan petugas saat akan ditangkap.

BACA JUGA:  Hasil Operasi Cempaka Krakatau 2021 Polres Lampung Tengah: Tangkap 41 Tersangka, Deteksi 21 Lokasi Diduga Tempat Mesum

“Pelaku sudah kita peringatkan agar koperatife namun tidak dihiraukan. Bahwa tembakan peringatan keatas 1,2,3 tidak juga diindahkan,” jelasnya.

Khawatir buruanya lolos begitu saja, petugas mengarahkan moncong senjatanya kekakai pelaku. Akibatnya sebutir timah panas disarangkan kekaki Hadi.

Tersangka Hadi, kata Kasat Reskrim pada tahun 2016 silam telah melakukan pencurian 3 ekor sapi milik warga Kampung Bandar Putih Tua, Kecamatan Anak Ratu Aji, bersama dengan dua orang rekanya Sul dan Mul yang telah tertangkap dahulu dan sudah menjalani hukuman.

Sementara Hadi selama menjadi DPO polisi bersembunyi di ladang-ladang warga untuk menghindari kejaran petugas.

BACA JUGA:  Andika 'Babang Tamvan' Ikut Bagikan Masker dan Semprot Disinfektan di Pelabuhan Bakauheni

“Terakhir berbekal informasi dari warga bahwa tersangka Hadi muncul dari persembunyian dan sedang berada dirumah,” ujarnya.

Tak ingin buruanya kembali menghilang polisi bergerak cepat dan berhasil meringkus Hadi saat sedang makan malam.

“Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Lamteng guna pengembangan lebih lebih lanjut,” katanya.

Kepada petugas pemeriksa Hadi mengaku telah dua kali menjalankan aksinya di wilayah hukum Polres Lamteng.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya Hadi dibidik dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman Tujuh tahun Penjara. (Gunawan)