Petani Bertabur Bantuan di Kota Metro

10

HEADLINELAMPUNG, METRO-Petani bertabur bantuan. Ungkapan itu layak diberikan bagi petani di Kota Metro. Pasalnya, berbagai program bantuan diluncurkan melalui kelompok tani.

Adapun, sejumlah program bantuan tersebut, diantaranya untuk kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), yang bersumber Dana Alokasi Khusus Non Fisik untuk 7 Kelompok Wanita Tani (KWT) masing-masing sebesar Rp55 juta.

Kemudian, bantuan untuk Kelompok Lumbung Pangan Masyarakat, masing-masing sebesar Rp7.740.000,  Bantuan untuk kegiatan Pengembangan Jalan Usaha Tani (JUT), yang bersumber pada dana APBN untuk 3 kelompok tani masing-masing-masing sebesar Rp100 juta.

Selanjutnya, bantuan untuk kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier, yang bersumber dana dari Direktorat Jenderal PSP untuk 12 kelompok P3A masing-masing sebesar Rp 75 juta.

Kegiatan Pembangunan Irigasi Perpompaan, dari Direktorat Jenderal PSP untuk 1 kelompok tani sebesar Rp 107.600.000, yang diberima  kepada Kelompok Tani Setia Karya I, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Metro Utara.

BACA JUGA:  Setelah 2020, Tahun Ini Program BLT-DD Kembali Digulirkan di Tubaba

Selain itu, juga terdapat sejumlah program bantuan yang bersumber pada dana APBD Kota Metro, di antaranya untuk kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier yang  diberikan kepada 13 kelompok tani masing-masing sebesar Rp 100 juta. Kegiatan pembangunan Jalan Usaha Tani, untuk 5 kelompok tani masing-masing sebesar Rp 100 juta. 

Tak hanya itu, Kementerian Pertanian juga menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan), masing-masing traktor roda 4,  untuk Kelompok Tani Kelompok Tani Hadimakmur I, Kelurahan Hadimulyo Timur. Alsintan Traktor Roda II,  untuk 3 kelompok tani, dan alsintan Pompa Air 4 inch  untuk 10 Kelompok Tani.

Sementara itu,  untuk bantuan Benih Padi Hibrida varietas Inpari 32, Inpari 42, dan Mekongga sebanyak 66.675 kg diberikan kelompok tani se-Kota Metro, serta bantuan pakan konsentrat 4.000 kg untuk 20 ekor sapi bunting bagi kelompok ternak yang ada di Bumi sai Wawai.

BACA JUGA:  Pemdes Gedung Gumanti Bersama Masyarakat Lawan Covid-19

Tak berakhir di situ saja, pemerintah juga mengucurkan bantuan sarana prasarana budidaya lele, yang bersumber dana DAK 2021, untuk 4 kelompok budidaya ikan (Pokdakan) masing-masing Rp50 juta. 

Bantuan sarana prasarana budidaya gurame, yang bersumber dana DAK 2021 untuk 4 Pokdakan masing-masing Rp 50 juta, dan yang terakhir Hibah Barang dan Jasa Percontohan Pertanian Perkotaan yang bersumber dana APBD Kota Metro, senilai Rp. 23.154.000, diberikan kepada KWT Seroja Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan.

Walikota Metro Wahdi mengatakan, penyerahan bantuan ini sebagai upaya pemerintah dalam memberikan perhatian yang sungguh-sungguh, dalam pembangunan sektor pertanian dan telah berkomitmen untuk mewujudkan kedaulatan pangan serta kesejahteraan petani dan peternak. 

“Kegiatan diharapkan mampu meningkatakan hasil produktifitas para petani agar lebih maksimal dan mendukung program kerja kami dalam 100 hari kerja,” kata Wahdi. (dwi)